Jakarta, NAWACITAPOST – Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa – Bali terhitung sejak 31 Agustus hingga 6 September 2021. Namun, ada sejumlah penyesuaian aturan, salah satunya pelonggaran persyaratan naik pesawat terbang selama PPKM berlaku.

Kini calon penumpang tak perlu repot menyiapkan hasil tes PCR, hanya dengan syarat sudah mendapatkan dua kali dosis vaksin, penumpang bisa menggunakan moda penerbangan. Hal ini sesuai dalam aturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2021, untuk kategori wilayah PPKM Level 1 dan Level 2.

“Untuk perjalanan dengan pesawat udara antar kota atau kabupaten di dalam Jawa Bali dapat menunjukkan hasil negatif Antigen (H -1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, dan hasil negatif PCR H-2 jika baru memperoleh vaksin dosis pertama,” demikian Inmendagri tersebut.

Corporate Communication Angkasa Pura I Angga Dwiputra juga membenarkan penerapan aturan ini. “Untuk penerbangan dalam wilayah Jawa-Bali apabila sudah melakukan vaksin dosis 2 dapat menggunakan rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu masimal 1×24 jam sebelum keberangkatan,” katanya,  Rabu 1 September 2021.

BACA JUGA : Kabar Baik, 78 Persen WBP di Lapas Sulsel Sudah Divaksin

Simak aturan terbaru untuk pengguna moda transportasi udara dan darat baik dengan mobil pribadi maupun sepeda motor, maupun kereta api :

  1. Pelaku perjalanan domestik harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama);
  2. Menunjukkan PCR H-2 untuk pesawat udara serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut;
  3. Ketentuan pada nomor 1 dan 2 hanya berlaku untuk kedatangan dan keberangkatan dari dan ke Jawa dan Bali, serta tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi sebagai contoh untuk wilayah Jabodetabek.
  4. Untuk perjalanan dengan pesawat udara antar kota atau kabupaten di dalam Jawa Bali dapat menunjukkan hasil negatif Antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, dan hasil negatif PCR H-2 jika baru memperoleh vaksin dosis 1.
  5. Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.
Baca juga :  Wajib PCR Sebelum Tugas Kedewanan, DPRD Surabaya Meradang

Simak informasi menarik lainnya di Youtube kami !

YouTube player