Menlu RI menyerahterimakan 4 WNI yang disandera Kelompok Abu Sayyaf

0
426

Jakarta, NAWACITAPOST – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno Lestari Priansari Marsudi    melalui jumpa pers via zoom meeting mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas pemulangan 4 WNI yang disandera Kelompok Abu Sayyaf Senin (05/04/2021).

BACA JUGA :  Sandera WNI di Filipina Selatan Kembali Berhasil Diselamatkan

‘’Dengan mengucapkan puji syukur alhamdulillah, pada pagi ini, saya atas nama Pemerintah Indonesia menyerahterimakan empat saudara kita, yaitu Bapak Arsyad, Bapak Arizal, Bapak Riswanto, dan Bapak Kairudin, kepada keluarga,” Ucap Retno

Keberhasilan memulangkan saudara-saudara kita ini tentunya tidak lepas dari hasil kerja semua pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pembebasan, khususnya teman-teman dari TNI dan juga dari BIN,” Pungkas Retno

Retno menyampaikan 4 WNI yang ini  yang telah menjadi korban penyanderaan Kelompok Abu Sayyaf selama 427 hari, dan Retno juga berterima kasih kepada pemerintahan Filipina yang telah turut memebantu dalam pembebasan WNI ini.

BACA JUGA :

“Saudara-saudara kita ini yang telah menjadi korban penyanderaan Kelompok Abu Sayyaf selama 427 hari atau lebih dari 1 tahun 3 bulan. Apresiasi juga kami sampaikan kepada Pemerintah Filipina, yaitu melalui Western Mindanao Command (Westmincom) yang telah membantu bekerja sama dalam pembebasan sandera ini, “ Tutur Retno

Retno mengatakan Sejak tahun 2016 hingga saat ini, tercatat 44 WNI menjadi korban penyanderaan Kelompok Abu Sayyaf Dengan pembebasan ini, maka tidak ada WNI yang saat ini menjadi korban penyanderaan.

Retno juga menegaska agar ke depan, kita harus memperkuat aspek pencegahan. Meningkatkan pengamanan di perairan Sabah oleh Otoritas Malaysia dan dengan tentunya kerja sama dari kita dan juga dari Otoritas Filipina mutlak diperlukan,” tuturnya

Dari pewakilan salah satu keluarga, Zulimin Syma menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah berupaya membebaskan keluarganya dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf. Dia bersyukur keluarganya kini telah berada di dekatnya dalam keadaan sehat dan selamat.

“Saya dari pihak keluarga korban yang disandera, mewakili salah satu keluarga saya ucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Menteri Luar Negeri beserta jajarannya, juga kepada Bapak-bapak TNI yang telah berupaya membantu kepulangan keluarga dan anak kami sekarang kami tidak bisa mengucapkan, dengan aliran air mata hanya itu yang saya ucapkan,” katanya.

Retno juga mengingatkan agar perlu ada  kehati-hatian nelayan kita yang bekerja di kapal ikan Malaysia juga penting untuk terus ditingkatkan. Kita juga akan melakukan komunikasi yang lebih intensif kepada pemilik kapal di Malaysia,” tuturmya

“Dan tentunya pengembangan ekonomi di daerah asal juga penting untuk terus dikembangkan. Sekali lagi, kepada Bapak Arsyad, Bapak Arizal, Bapak Riswanto, dan Bapak Kairudin, selamat berkumpul kembali dengan keluarga. Dan kepada Ibu dan Bapak keluarga, selamat juga berkumpul dengan empat bapak-bapak ini yang tentunya sudah cukup lama keluarga menunggu saat berbahagia ini: pembebabasan mereka dari penyanderaan dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga,”tutup Retno