Ketua DPR Anggap Kesaksian Hoaks Aktifis Ratna Sarumpaet Menimbulkan Kegaduhan Publik

11
354
Foto yang beredar setelah Ratna Sarumpaet dianiaya oleh orang tak dikenal dan bertemu dengan politisi Gerindra Fadli Zon.(sumber sindonews)

Jakarta, NAWACITA– Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) prihatin atas kebohongan Ratna Sarumpaet terhadap publik atas peristiwa penganiayaan dirinya pada 21 september 2018 lalu.

Politisi Golkar ini menganggap perbuatan Ratna yang tidak terpuji ini telah membuat gaduh hingga peristiwa ini menjadi trending topic di media pemberitaan dan media sosial.

“Tindakan tersebut telah menimbulkan rasa saling curiga terhadap sesama anak bangsa,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Rabu (3/10).

Bamsoet memberikan apresiasi kepada Polri yang dengan cepat mengungkap fakta-fakta hukum atas apa yang sesungguhnya terjadi.

“Kedepan, saya mengingatkan seluruh elite dan tokoh bangsa agar bersama-sama menjaga suasana kondusif menjelang pesta demokrasi 2019,” imbaunya.

Sebelumnya, aktivis Ratna Sarumpaet membantah kabar penganiayaan terhadap dirinya.

Ratna mengaku, pada tanggal 21 September ia sedang berada di rumah sakit bedah plastik.

“Pada tanggal 21 September saya mendatangi rumah sakit khusus bedah plastik. Kedatangan saya ke situ karena saya sepakat untuk menyedot lemak di pipi kanan. Apa yang saya katakan ini akan menyanggah adanya penganiayaan,” ujar Ratna sambil berlinang air mata saat melakukan konferensi pers di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Ratna menyampaikan permintaan maaf atas beredarnya kabar tersebut .

“Jadi tidak ada penganiayaan,” kata dia.

 

 

(Red: Daril, sumber TS/Ist)

Comments are closed.