Salurah TV Rusia Keluarkan Himbauan Hadapi Perang Dunia III

1
124

NAWACITA– Saluran TV Nasional Milik Pemerintah Rusia mengimbau warga untuk segera mempersiapkan diri menghadapi Perang Dunia III.

 

Segala kebutuhan dan perlengkapan penting untuk bertahan hidup mulai dikemasi serta yodium untuk melindungi tubuh dari radiasi.

 

Seperti dikutip dari Mirror.co.uk, pada Selasa (17/4), laporan tersebut dimuat oleh Rossiya-24 di tengah ketegangan mendalam terkait perang di Suriah yang melibatkan para negara adidaya baik Amerika, Inggris, Prancis ataupun Rusia.

 

Dalam laporan terkait persiapan menghadapi Perang Dunia III, saluran TV Rusia itu menyatakan, “Pasokan makanan bagi ‘hari kiamat’ terdiri dari banyak barang tapi prinsip utama di balik pengepakan persediaan darurat adalah lebih sedikit yang manis-manis, dan lebih banyak air.”

 

Sebagai persiapan Perang Dunia III, warga diminta untuk mengemas beras dan oatmeal, mengingat keduanya dapat bertahan lama. Adapun soba, yang merupakan menu favorit warga Rusia, hanya akan bertahan satu tahun.

 

Daging dan ikan kaleng, gula, serta garam masuk dalam daftar barang yang harus dipersiapkan untuk bertahan hidup jika Perang Dunia III meletus. Sementara itu, pasta tidak disarankan.

 

Presenter TV Alexey Kazakov mengatakan, “Kehidupan di bunker akan sangat sulit bagi penggemar makanan manis.”

 

“Cokelat, manisan, susu kental manis, semuanya harus ditinggalkan. Ya, glukosa adalah sumber energi yang besar, tapi manis memicu rasa haus, dan air akan menjadi sumber paling berharga bagi penghuni bunker.”

 

Seorang “ahli”, Eduard Khalilov mengatakan, “Semakin banyak air, semakin baik.”

 

“Karena Anda dapat bertahan hidup selama dua hingga tiga minggu tanpa makanan, namun akan menjadi sangat sulit tanpa air setelah tiga hari.”

 

“Air dibutuhkan untuk mencerna makanan juga. Dan air adalah hal pertama yang harus dipikirkan.”

 

Para ahli mengatakan perlu juga untuk mengambil persediaan obat-obatan dengan yodium yang membantu tubuh menangani radiasi.

 

 

 

 

 

 

(Faiz, sumber liputan6)

 

Comments are closed.