Sandiaga: Menjadi Orang Terhormat Jangan Panik Bila Dibully

0
262
KeteranganL Sandiaga Uno Wakil Gubernur DKI Jakarta (Foto: Jawapos)

 

Jakarta, NAWACITA–  Sandiaga Uno Wakil Gubernur DKI ambil bagian dalam acara penutupan Jakarta Komedi Expo di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM).

 

Saat menyampaikan sambutan, Sandiaga menegaskan bahwa untuk menjadi orang besar tidak boleh alergi dijadikan lelucon.

 

“Banyak yang bilang bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Salah satu yang nggak diketahui adalah bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menertawai diri sendiri,” kata Sandiaga di atas panggung Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (10/4).

 

“Bergabung dipartai untuk menjadi politisi, pengalamanya dibully habis-habisan. Namun bila menjadi orang besar, menjadi orang yang dihormati, kita nggak boleh alergi kalau dibuat jadi komedi, dijadiin lelucon, dijadiin humor,” jelasnya.

 

Menurutnya, Lelucon yang muncul dari aktifitas kita harus bisa diterima. Sebab, lelucon itu memungkinkan orang atau tokoh mengoreksi diri.

 

“Karena kalau kita ingin betul-betul mengkoreksi diri sendiri kita harus mampu juga dikoreksi oleh para seni komedian,” jelasnya.

 

Pada saat awal sambutan, Sandiaga sempat berkelakar menyinggung penutupan Alexis. Sandi menyebut nama Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) DKI Toni Bako yang disebutnya sebagai sosok yang bisa menutup Alexis.

 

“Yang saya hormati Bu Tinia, Pak Deri, Pak Jarwo, juga Pak Komeng, juga ada Pak Narji dan jajaran dari Disparbud. Termasuk juga yang hits banget namanya Pak Toni Bako, mana Pak Toni, yang nutup Alexis nih,” canda Sandiaga seraya tertawa.

 

Ke depan, kata Sandiaga, Pemprov DKI akan menyediakan wadah untuk para komedian bisa tampil. Panggung hiburan untuk para komedian akan disediakan di tempat-tempat wisata.

 

“Jadi buat kita semua nanti tempat wisata kita kerjasamakan supaya bisa diisi juga dengan panggung hiburan bagian daripada kita membudayakan komedi khususnya komedi betawi,” jelasnya.

 

 

 

 

(Red: Ibnu, sumber detik)