Kader PPP Jombang Tewas Setelah Mampir Dipangkalan Waria

53
242
Keterangan: Jasad Korban, vivanews.

 

Mojokerto, NAWACITA- Kader Partai Persatuan Pembangunan bernama Muhammad Syafii Has yang merupakan wakil ketua DPC Kabupaten Jombang harus meninggal di area tempat mangkal para waria (wanita pria).

 

Muhammad Syafii Has ditemukan tewas pada Jum’at (16/03) dengan keadaan hanya mengenakan celana dalam dan ditemukan barang bukti berupa kondom. Jenazah MSH ditemukan di area kebun tebu Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

 

Satuan Reserse Kriminal Polres Mojokerto, Jawa Timur yang melakukan penyelidikan dengan menggelar rekonstruksi ditempat kejadian perkara pada minggu, (18/03) menyimpulkan bahwa MSH meregang nyawa sesaat setelah berkencan dengan seorang wanita pria alias waria.

 

“Korban berkencan dengan waria berinisial VE. Dalam rekontruksi dilakukan 11 adegan mulai dari korban datang ke lokasi hingga meninggal dunia,” kata Kepala Satreskrim Polres Mojokerto, AKP Suharyono.

 

Dari hasil rekontruksi di TKP, kepolisian masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah dan belum memastikan apakah korban meninggal karena berkencan atau ada penyakit yang diderita korban.

 

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mojokerto dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur yang melakukan pemeriksaan korban, tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan di jasad korban.

 

“Penjelasan dari rumah sakit, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hasil autopsi sekarang juga masih belum keluar, untuk sebab-sebab kematian korban,” kata Suharyono.

 

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Jawa Timur, Musyaffak Noer dalam keteranganya bahwa korban merupakan kader partai dan menjabat sebagai wakil ketua DPC di Jombang.

 

Musyaffak menjelaskan bahwa korban pada setahun terakhir tidak begitu aktif di partai karena keluhan sakit. Semasa aktif, korban sangat baik dan tidak pernah melakukan negatif.  Selama bergabung menjadi kader maupun jabatan yang diamanahkan, korban tidak bertingkah yang kurang baik.

 

“Korban orangnya baik, tidak neko-neko. Semua kader mengenal baik dengan korban. Dan beberapa bulan ini korban mengeluh sakit,” jelasnya.

 

 

(Red: Hulu, Vivanews)

Comments are closed.