JPU Tuntut 8 WNA Taiwan Penyelundup Sabu di Hukum Mati

19
178
Keterangan: Anak Buah Kapal Wanderlust WNA Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu

 

 

Jakarta, NAWACITA- Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menetapkan hukuman mati terhadap 8 warga negara Taiwan terdakwa kasus penyelundupan 1 ton sabu di Anyer, Provinsi Banten. Sidang pembacaan tuntunan ke WNA Taiwan ini sempat mengalami dua kali penundaan.

 

Jaksa Penuntut Umum yang diwakili oleh Jaksa Payaman meminta hakim menjatuhkan hukuman mati untuk kedelapan terdakwa. Mereka dianggap terbukti menyelundupkan narkoba dalam jumlah besar ke Indonesia.

 

“Kami jaksa penuntut umum dalam perkara ini dengan memerhatikan undang-undang yang bersangkutan, menuntut supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara dan menjatuhkan pidan masing-masing dengan pidana mati,” sebut Payaman saat membacakan tuntutan

 

Kedelapan terdakwa yang bernama Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, Hsu Yung Li, Tsai Chih Hung, Sun Chih-Feng, Kuo Chun Yuan, Kuo Chun Hsiung, dan Juang Jin Sheng dianggap telah melanggar Undang-undang Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 

“Kedelapan tersangka terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan percobaan atau permufakatan jahat secara tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram,” ujar Payaman

Kedelapan terdakwa dalam kasus penyelundupan narkoba ini adalah anak buah kapal Wanderlust. Mereka ditangkap di dua tempat berbeda yaitu CIlegon dan Kepulauan Riau pada pertengahan 2017.

 

(Sumber: Kumparan)

Comments are closed.