Keterangan: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PP) M. Romahurmuziy (Romy)

Jabar, NAWACITA – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PP) M. Romahurmuziy (Romy) menanggapi isu poros ketiga dalam Pilpres 2019 akan terwujud bila Partai Demokrat membentuk koalisi. Dari 10 parpol di parlemen, sudah ada 5 partai memberikan tiket ke Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali diusung.

“Harus ada koalisi baru selain dari koalisi Gerindra-PKS dalam bertarung di Pilpres 2019. Lima partai diparlemen dengan kursi 55 persen sudah memastikan mendukung Jokowi, terang Romy saat menghadiri penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa Megawati Soekarnoputri di Kampus IPDN, Jalan Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (8/3/2018).

Dalam membentuk poros baru menghadapi dua calon yang santer bertarung dalam Pilpres 2019 ada ditangan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai ketua umum dari partai Demokrat. Sebagai partai yang memiliki kursi terbanyak di urutan ke 4, maka peran berlambang Mercy ini sangat menentukan.

“Poros tengah akan terwujud bila Partai Demokrat melakukan pengusungan. Bandulnya ada di Partai Demokrat karena suara mereka besar diparlemen untuk memenuhi ambang batas 20 persen, kata Romy sapaan akrabnya.

Sementara, lanjut dia, tanpa Demokrat poros ketiga tidak akan terwujud. Tidak cukup partai lain untuk melakukan pengusungan karena Partai Gerinda dan PKS telah menyatakan membuat poros sendiri.

“Jadi bukan mendahului kejadian tapi proyeksi saya poros ke-3 ini mustahil terwujud. Karena dalam politik ini kan ada tanda-tanda, nah tanda tandanya tidak menunjukkan kemungkinan poros itu akan terwujud,” tandasnya.

 

Baca juga :  Usai Idul Fitri, Filipina Kembali Gempur Militan