Rumah Pemimpin Sekte Poligami Akan Dijadikan Tempat Wisata

10
307
Brielle Decker / Foto: Net

Nawacitapost.com – Masih ingat Warren Jeffs? Warren Jeffs beristri 79 orang, beberapa di antaranya anak di bawah umur. Ia pemimpin sekte poligami di AS yang divonis penjara seumur hidup pada tahun 2011 dalam kasus kekerasan seksual pada anak-anak perempuan di bawah umur.

Sekte yang dipimpinnya, Fundamentalist Church of Jesus Christ of Latter Day Saints (FLDS), menyempal dari aliran utama Gereja Mormon. Sekte itu memperbolehkan punya banyak istri.

Jeffs mengumpulkan istri-istrinya di sebuah kompleks perumahan di kawasan Utah, AS. Tahun 2017, salah satu mantan istrinya ingin menjadikan rumah pemimpin sekte poligami itu sebagai salah satu tempat wisata di Amerika Serikat.

Rencana pengalihfungsian kediaman Jeffs menjadi lokasi wisata, diprakarsai istri Jeffs ke-65, yakni Brielle Decker. Dulu, ia dipaksa menikah dengan Jeffs di usia 18 tahun. Kini Brielle Decker yang sudah berusia di atas 30 tahun, berencana membeli rumah yang bernilai 1,2 juta dolar AS tersebut dan mewujudkan rencananya.

Rumah di Hildale, Utah ini memiliki lebih dari 40 kamar, lengkap dengan ruang pertemuan, ruang ibadah, ruang makan dan dapur yang megah. Decker, sang istri ke-65 Jeffs kini sudah terbebas dari pernikahannya yang tak sah dan memulai hidup baru dengan pasangannya.

Sekte poligami yang juga dikenal dengan nama FLDS ini ditengarai memiliki sekitar 10.000 pengikut. Para pengikut sekte poligami dikisahkan memisahkan diri dari Gereja Mormon lebih dari seabad lalu, setelah aliran Mormon meninggalkan poligami.

Decker menunjukkan ruangan-ruangan lainnya yang dulu dipakai keluarga besar Jeffs. Di antaranya ruang makan yang amat luas. Sang pemimpin sekte menekankan: “Paling tidak harus punya tiga istri jika ingin masuk surga. Semakin banyak istri, semakin dekat ke surga.”

Di pojok ruangan yang tampak bagaikan aula ini masih tersisa barang-barang seperti mainan anak-anak dan alat-alat berolahraga. Kehidupan anak-anak di sekte ini mengenaskan. Mereka diduga tak mendapat pendidikan formal, sering alami kekerasan dan anak-anak perempuan dipaksa kawin dengan pria-pria dewasa saat mereka mencapai masa pubertas.

Saat Jeffs diciduk aparat, anak-anak dari sekte ini diselamatkan ke rumah-rumah singgah, Mei 2006, Jeffs masuk dalam daftar 10 orang yang paling dicari FBI atas tuduhan perkosaan anak dan mengatur perkawinan anak perempuan di bawah umur dengan orang dewasa. Akhir Agustus 2007, Jeffs tertangkap di Arizona.

Poligami dilarang di Amerika Serikat. Namun aparat sempat kesulitan menangani sekte poligami FLDS ini karena khawatir berulangnya tragedi seperti saat pengepung markas sekte Cabang Davidian di Waco,Texas, tahun 1993. Saat itu, pecah insiden dan puluhan orang tewas.

Kini pengikut dan keluarganya telah meinggalkan kompleks sekte tersebut. Aset-aset sekte dijual pada anggota, mantan anggota ataupun anggota keluarga. (hadi/dw)

 

Comments are closed.