Dibui 10 Hari Dibayar Rp. 5 Juta, Mau?

15
232
Foto: dtc

Nawacitapost.com – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meminta masyarakat untuk menilai proporsional permasalahan Lembaga Pemasyarakatan (LP). Salah satunya soal keadaan LP yang sering dibilang ‘mewah’ hingga remisi yang terus dikritik.

Yasonna mewacanakan bagi terpidana yang sudah menjalani hukuman secara pantas dan tinggal tersisa hitungan hari, untuk dilepaskan dengan jalan pemberian amnesti. Hal itu menjadi salah satu strategi over kapasitas penjara.

“Di beberapa negara, dibuat amnesti, pengampunan kan mengurangi (penghuni LP). Nah orang-orang bilang ‘wah masa diampuni?’,” kata Yasonna di LP Pekanbaru, Riau, Minggu (7/5/2017).

Bagi orang yang menganggap negatif wacana itu, Yasonna menantangnya untuk mau tinggal di dalam penjara. Agar orang itu bisa merasakan bagaimana kehidupan di dalam penjara. Ia menyiapkan kocek bagi yang berani menerima tantangannya.

“Satu hari nginep di hotel berapa? Rp 500 ribu. Coba tinggal 10 hari, kan Rp 5 juta. Kita tes,” ujar Yasonna.

Oleh sebab itu, Yasonna meminta agar masyarakat proporsional memandang warga binaan LP. Selain itu, pembenahan lain yaitu mendorong secepatnya KUHP dengan opsi hukuman lain, selain hukuman penjara.

“Ada opsi kerja sosial, harus ada perbaikan perundangan,” cetus Yasonna. (dtc)

Comments are closed.