Ditjen PAS: Jatah Makan Rp. 15 Ribu / Hari Disesuaikan dengan Kebutuhan Kalori Napi

1
155
Foto: Net

Nawacitapost.com – Setiap makan, tahanan/narapidana dijatah Rp 5 ribu oleh APBN. Tapi dengan jumlah narapidana dan tahanan mencapai 200 ribu orang lebih, anggaran pun membengkak mencapai triliunan rupiah.

Dirjen Pemasyarakatan I Wayan Kusmiantha Dusak menjelaskan, dalam sehari setiap napi diberi jatah makan 3 kali sehingga total per harinya diperlukan Rp 15 ribu untuk makan seorang napi.

“Uang Rp. 15 ribu itu dibagi untuk beras dan lauk-pauk untuk jatah tiga kali makan. Uang sebesar Rp 15 ribu itu masih dipotong pajak dan keuntungan catering,” ujar Dusak di kantor Ditjen PAS, Jl Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2017).

Untuk menu makannya sendiri terdiri dari nasi dan lauknya, berikut snack pada  sore hari. Namun karena minimnya menu yang bisa disajikan, banyak tahanan yang memiliki uang lebih senang membeli makanan di kantin lapas atau menunggu kiriman makanan dari keluarganya.

Dusak menampik jika jatah uang makan untuk napi tidak manusiawi. Menurutnya penghitungan itu didasarkan pada kebutuhan gizi napi bukan besaran harga satu porsi makanan.

“Ukuran manusiawi dari kandungan gizi yang diberikan bukan kandungan harga. Sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan dan ilmu gizi bahwa tiap orang butuh tiap hari 2.500-2.700 kalori. Karena mereka ini, napi, ruang geraknya terbatas maka diberikan 2.200 kalori,” urai Dusak.

“Kalau dia melakukan pekerjaan yang melebihi yang lain bisa diberi ekstra puding,” sambungnya. (val)

 

Comments are closed.