Ada Tiga Modal Utama Untuk Jadi Pengusaha Sukses

3
16
foto. dok. liputan6

Jakarta, Nawacitapost – Siapapun bisa jadi pengusaha, asal ada kemauan untuk memulai bisnis namun ironis yang sudah punya usaha pun atau bisnis sendiri belum tentu bisa dibilang pengusaha karena dianggapnya belum sukses.

Di era digital ini, yang disebut revolusi industri 4.0, banyak anak muda mendirikan perusahaan starup, berbisnis di waralaba dan lainnya. Namun untuk menjadi pengusaha setidaknya harus mantab untuk merintis dan membangun bisnis sendiri.

Yang pasti jadi pengusaha tidak instan, melainkan dengan cucuran keringat dan air mata. Kerja keras, pantang menyerah, dan tahan banting dari segala situasi dan kondisi ibarat kepala dibawah kaki diatas karena harus bersaing dengan berbagai macam prilaku orang untuk berusaha. Syukur – syukur tidak bersentuhan dengan orang culas, kalo lengah habis lah modal usaha digerogotin.

Berikut ini 3 hal yang membentuk seorang pengusaha dari cuma ecek-ecek menjadi pengusaha besar, yang dilansir dari liputan6, Kitabisa.com, Sabtu (28/3) kutipan dari Cermati.com.

  1. Berani bermimpi

Setiap orang harus memiliki mimpi yang besar. Seperti kuote Presiden RI 1, Soekarno, “Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.”

Begitupun untuk menjadi pengusaha besar nan sukses. Harus dimulai dari mimpi. Jika mimpi saja tidak berani tinggi, bagaimana kamu bisa bertindak untuk sesuatu yang besar.

Mimpi menjadi pengusaha sukses dapat memotivasimu ke arah maju. Dalam setiap langkah, selalu ingat mimpi tersebut, maka kamu akan terus bersemangat dalam meraihnya.

Mimpi itu adalah tujuanmu, jadi tetap fokus. Jangan tergoda bujuk rayu orang lain yang dapat mengacaukan mimpimu menjadi nyata.

  1. Berani mencoba

Begitu mimpi sudah setinggi langit, hal berikutnya yang harus kamu lakukan adalah bertindak. Berani mencoba apapun jalan untuk menggapai mimpi tersebut, meskipun penuh risiko dan terjal. Jika mengalami kegagalan, jangan langsung putus asa.

Cari solusinya dan bangkit dengan menempuh jalan lain. Ingat, tak ada pengusaha sukses yang jalannya mulus seperti jalan tol.

Pasti akan menemui kendala. Puluhan, bahkan ratusan kali menghadapi jatuh bangun. Tapi semua itu dilalui dengan semangat pantang menyerah.

Bisnis penuh dengan risiko. Siapa yang berani mengambil risiko, dialah yang akan jadi pemenang. Tentunya kamu harus memikirkan dan mencari mitigasi atau cara untuk mengurangi risiko bisnis tersebut.

  1. sokongan dari keluarga

Selain faktor internal, faktor lain yang mendorong seseorang bisa menjadi pengusaha besar atau pengusaha sukses adalah faktor eksternal.

Yaitu yang berasal dari orang-orang sekitar dalam bentuk dukungan atau sokongan. Dukungan ini sangat penting karena bisa menjadi kekuatanmu untuk melangkah ke depan, sesuai mimpi besarmu.

Dukungan paling berarti adalah dari keluarga. Saat keluarga merestui apa yang kamu lakukan, maka itu bisa menjadi doa dan semangatmu menjadi pengusaha andal.

Namun sebaliknya, ketika keluarga tak memberi dukungan, itu akan menjadi tekanan untukmu. Mau melangkah serba salah, takut karena tidak ada support dari keluarga.

Dampaknya bisnis yang sudah kamu bangun, bisa saja berantakan. Selain sokongan dari keluarga, kamu juga perlu peran dari mentor atau pembimbing bisnis.

Mentor bisnis ini bisa berasal dari orang-orang terdekatmu yang sudah berpengalaman dalam dunia bisnis. Dapat menjadi panutanmu karena kesuksesannya mengembangkan usaha.

Peran mentor di sini adalah berbagi pengalaman bisnis yang dapat menginspirasimu, membimbing langkahmu dalam berbisnis, hingga menghubungkan dengan relasi bisnisnya yang sudah banyak.

Paling penting, mentor bisnis akan selalu ada untuk memotivasimu, baik dalam kondisi bisnis untung maupun buntung atau masa-masa sulit.

Yakinlah, Usaha Tidak Akan Pernah Mengkhianati Hasil

Saat mimpi di bawa dalam ikhtiar dan doa, pasti akan membuahkan hasil. Ada yang prosesnya berjalan lambat, tapi ada juga yang cepat.

Itu semua tergantung pada kerja keras dan kerja cerdasmu. Ingat, tidak ada usaha yang sia-sia. Teruslah berusaha memberikan yang terbaik untuk kemajuan bisnismu. Maksimalkan seluruh kemampuan dan keahlianmu, insting bisnismu, agar hasilnya sesuai dengan harapan.

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here