Gunung Mas Sosialisasi Barang Kena Cukai Hasil Tembakau

1
15
Gunung Mas Sosialisasi Barang Kena Cukai Hasil Tembakau
Gunung Mas Sosialisasi Barang Kena Cukai Hasil Tembakau

Kuala Kurun, NAWACITA – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bersama Kantor Bea dan Cukai Cabang Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, menyosialisasi barang kena bea cukai hasil tembakau kepada masyarakat.

“Sosialisasi ini diharap memberikan pembelajaran pada masyarakat dalam upaya meningkatkan penerimaan pemerintah,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunung Mas (Gumas) Yulianus Umar di Kuala Kurun, Rabu (6/11).

Dari segi tarif cukai, lanjut dia, untuk menunjang pembangunan nasional, salah satunya melalui dana bagi hasil cukai tembakau. Di sisi lain, barang kena cukai ilegal, khususnya hasil cukai tembakau ilegal, sangat merugikan keuangan negara. Tidak hanya itu, kata dia, kandungan kadar tar dan nikotin pada rokok ilegal tidak sesuai dengan standar sehingga berdampak buruk bagi kesehatan.

“Cukai adalah pungutan negara terhadap barang yang memiliki sifat dan karakteristik. Peredaran barang-barang yang terkena cukai telah memenuhi standar edar yang ditentukan pemerintah secara legal,” katanya. Oleh sebab itu, lanjut dia, barang kena cukai hasil tembakau ilegal yang tidak dilekati pita cukai akan mengurangi penerimaan negara di bidang cukai.

Baca juga: Peneliti Ingatkan Ketahanan Pangan Bukan Hanya Soal Ketersediaan

Pemantauan dan evaluasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau untuk mendanai beberapa program, di antaranya peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai, dan pemberantasan barang kena cukai ilegal.

Cara mengenali dan membedakan hasil tembakau atau rokok ilegal dengan yang legal, serta bahaya bagi konsumen jika mengonsumsi barang atau rokok cukai ilegal.

Kabid Perlindungan Konsumen dan Metrologi Vonny Rita menjelaskan bahwa sosialisasi bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang cukai ilegal dan legal, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cukai rokok di Kabupaten Gumas.

Sosialisasi diikuti 30 orang peserta yang terdiri atas 20 orang dari pelaku usaha dan 10 konsumen dengan narasumber Kepala Kantor Bea dan Cukai Cabang Pulang Pisau di Palangka Raya Indra Sucahyo dan Kasi Penertiban dan Penyidikan Firman Yusuf.