Hasil Tangkapan Nelayan Ulak Karang Berkurang Akibat Cuaca Buruk
Hasil Tangkapan Nelayan Ulak Karang Berkurang Akibat Cuaca Buruk
Padang, NAWACITA – Hasil tangkapan ikan  nelayan Ulak Karang di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berkurang akibat cuaca buruk di laut.

“Angin yang kencang menimbulkan gelombang tinggi, sehingga kapal kesulitan menuju ke tengah laut,” kata salah seorang nelayan Tamrin (63), di Padang, Minggu.

Akibatnya, ia bersama 10 rekannya memilih  menangkap ikan dekat pantai. Kalau dipaksakan ke tengah tentunya akan membahayakan keselamatan,” katanya.Pada Minggu ia  berangkat pukul 06.00 WIB dan pulang sekitar pukul 12.00 WIB dengan hasil tangkapan ikan bada (teri) basah sebanyak empat baskom.

“Kalau normalnya hasil tangkapan bisa sampai 20 baskom ikan, dan juga bisa melaut dari pagi sampai sore,” katanya.

Satu baskom ikan tersebut biasanya dijual seharga Rp300 ribu hingga Rp500 ribu. Akibat cuaca buruk itu Ia bersama rekannya memilih  melaut setengah hari karena harus mempertimbangkan jumlah bahan bakar agar tidak merugi.

baca juga: Diamankan di Kamar Hotel, PA yang Diduga Artis Sedang Berhubungan Badan

Cuaca buruk berupa angin kencang tersebut sudah terjadi sekitar seminggu belakangan.Ia berharap pemerintah terus memperbanyak bantuan bagi masyarakat nelayan baik berupa mesin, alat tangkap, dan lainnya.

Kalau bisa bantuan pemerintah diperbanyak dan disurvei ke lapangan terlebih dahulu, agar penyebaran bantuannya merata dan tepat sasaran,” katanya.

Baca juga :  Mengenal Sosok Dua Wanita Paling Tajir di Indonesia

Comments are closed.