Jakarta, NAWACITApost.com - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menjelaskan kendala gagal panen Sorgum di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, kendala utama sorgum gagal ditanam karena hama Belalang Kembara.
“Kendala utama di sini yang utama itu hama belalang,” kata Moeldoko, Rabu (12/4/2023) kemarin.
Kendala lain, yakni kontur tanah. Moeldoko menyebut di musim kering tanaman apapun sulit tumbuh. Sedangkan saat hujan tiba, tanahnya berlumpur sehingga menyebabkan mesin sulit bekerja.
"Tanah di sini agak unik ya kalau musim kering itu apa pun sulit tumbuh. Tanah ini kalau kena hujan menyulitkan mekanisasi karena berlumpur, sehingga harusnya 1 hektar sekian jam ini menjadi terhambat," kata dia.
Moeldoko mengatakan mulanya akan menanam Sorgum di lahan seluas 200 hektare (ha). Namun karena adanya hama yang menyerang saat awal penanaman sorgum, menyebabkan penanaman terbatas pada 100 ha hektare. Di mana akhirnya, kata dia, sorgum yang berhasil dipanen hanya pada lahan 50 ha. Sisanya tak berhasil tumbuh karena serangan hama belalang.