Indonesia Telah Mengekspor 752,58 Juta Masker Buatan RI

0
267
Indonesia Telah Mengekspor 752,58 Juta Masker Buatan RI

NAWACITAPOST- Permintaan masker dan Alat Pelindung Diri (APD) secara global masih akan terus meningkat mengingat penanganan pandemi covid-19 yang diperkirakan bakal berlangsung hingga 2021. Kondisi ini telah dimanfaatkan manufaktur tekstil dan produk tekstil di Indonesia. Hal ini di sampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Dia mengatakan pada (26/10). Kemendag membuka kembali ekspor produk-produk tersebut dengan menerbitkan Permendag No. 57 Tahun 2020 tentang Ketentuan Ekspor Bahan Baku Masker, Masker, dan APD. “Ekspor bahan baku masker dan APD diatur menggunakan instrumen persetujuan ekspor,” ucapnya.

Baca Juga : Jokowi Lantik 12 Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh

Ia menyebutkan bahwa, Kemendag telah menerbitkan persetujuan ekspor (PE) APD dan masker terhadap 35 perusahaan. Total alokasi ekspor yang diberikan untuk produk APD coverall sebanyak 80,55 juta, surgical gown 17,95 juta, dan masker bedah 752,58 juta.
Sementara tujuan ekspor telah dilakukan ke berbagai negara, antara lain Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, Afrika Selatan, Belanda, Prancis, Australia, Singapura, dan Hong Kong. Diproyeksikan, potensi sumbangan nilai ekspor APD dan masker sampai dengan akhir 2020 dapat mencapai USD4,56 miliar.

Berdasarkan proyeksi, penanganan Covid-19 di dalam negeri sampai dengan Desember 2020 dibutuhkan sebanyak 8,5 juta stok APD coverall, 3,2 juta surgical gown, dan 129,8 juta masker bedah. Jumlah tersebut bisa dipastikan dipenuhi oleh produksi dalam negeri.
Perkiraan kapasitas produksi nasional sampai dengan Desember 2020 untuk produk APD coverall sebanyak 352,2 juta, surgical gown 224,3 juta, dan masker bedah 3,5 miliar. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi ekspor APD coverall sebanyak 343,7 juta, surgical gown 221,1 juta, dan masker bedah 3,3 miliar.