Kondisi Keuangan Pengusaha Babak Belur

0
359
Kondisi Keuangan Pengusaha Babak Belur

Jakarta, NAWACITAPOST- Bank Indonesia (BI) melaporkan kondisi keuangan para pengusaha masih babak belur dihajar corona virus. Berdasarkan kondisi likuiditas perusahaan pada kuartal III 2020 minus 2,82% walaupun lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya minus 18,13%.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako di Jakarta, mengatakan pada, Rabu (14/10/2020). Berdasarkan responden survei kegiatan dunia usaha yang menjawab kondisi likuiditas perusahaan dalam kondisi baik hanya 17,73%. Sedangkan 20,56% responden menjawab kondisi perusahaan terus memburuk. Saldo bersih likuiditas perusahaan menunjukkan perbaikan meski masih terkontraksi.

Baca Juga : KPK Kembali Mengusut Kasus Korupsi Proyek e-KTP

Kegiatan usaha serta kemampuan meningkatnya kegiatan usaha mencetak laba pada triwulan III 2020 juga masih mengalami minus sebesar 6,34% dari sebelumnya minus 25,56%. Serupa dengan yang terjadi saat ini aspek likuiditas terdapat peningkatan persentase responden yang menjawab rentabilitas dalam kondisi membaik yaitu sebesar 17,18% dari 10,57% pada triwulan sebelumnya. Untuk kredit perbankan pada triwulan III 2020 masih cukup terkontraksi. Adapun saldo bersih kredit perbankan pada triwulan ketiga mencapai minus 5,96%. Namun tidak lebih tinggi dari sebelumnya yang mencapai minus 9,14%. Saldo bersih kredit perbankan pada triwulan III 2020 mencapai minus 5,96%. Namun tidak lebih tinggi dari sebelumnya yang mencapai minus 9,14%.