Rabu, 27 Mei 2026

Pembukaan kembali sejumlah Sektor menuju Fase Masyarakat yang Produktif

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Jumat, 12 Juni 2020 | 19:08 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST– Pembukaan kembali sejumlah sektor menuju fase masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19 dengan mengadaptasi kebiasaan baru, harus melalui tahapan-tahapan yang ketat dan hati-hati.

Berikut 5 tahapan fase masyarakat yang produktif :

Pertama, perlu ada prakondisi yang ketat berupa sosialisasi masif kepada masyarakat mengenai sejumlah protokol kesehatan yang harus diikuti seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan atau keramaian, hingga menjaga imunitas tubuh. Ini harus disampaikan dengan simulasi-simulasi yang baik.


Kedua, setiap kebijakan harus diambil berdasarkan data dan fakta di lapangan. Saya minta kepala daerah yang ingin memutuskan daerahnya masuk ke fase adaptasi kebiasaan baru agar berkoordinasi dengan Gugus Tugas.

Baca Juga : Terapkan Protokol Ketat, Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan 7 Dubes Negara Sahabat

Ketiga, perlu penentuan prioritas yang harus disiapkan secara matang mengenai sektor dan aktivitas yang bisa dibuka secara bertahap. Kesiapan tempat ibadah sebelum dibuka secara bertahap kemarin itu sudah sangat baik. Sektor ekonomi, sektor dengan penularan Covid yang rendah tapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi didahulukan. Terutama sektor-sektor ini: pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, industri manufaktur, sektor konstruksi, logistik, transportasi barang, pertambangan, atau perminyakan.

Keempat, "saya berharap agar konsolidasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah, dari provinsi hingga tingkat RT, terus diperkuat. Dan kelima, saya meminta agar dilakukan evaluasi secara rutin. Meskipun sebuah daerah kasus barunya sudah menurun, kita tidak tidak boleh lengah karena kondisi di lapangan masih sangat dinamis,"

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini