Uni Eropa Kembali Permasalahkan Minyak Sawit Indonesia

4
156
Uni Eropa Kembali Permasalahkan Minyak Sawit Indonesia

Jakarta, NAWACITA- Uni Eropa (European Union) kembali memperlakuan khusus keberadaan minyak sawit Indonesia.

Di mana ada isu akan diberlakukannya kontaminan 3-monochlorpro-pandiol ester (3-MCPD Ester) dan glycidol esters (GE). Artinya kualitas minyak sawit tertinggi di antara nabati lainnya.

Terkait hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, tindakan Uni Eropa pada kelapa sawit terlalu tinggi di bandingkan minyak nabati lainnya. Hal itu merupakan bentuk hambatan perdagangan baru.

Baca Juga : Andre Rosiade Sindir Peran Ahok, Ini Tanggapan Luhut ?

“Tentu Uni Eropa ini meningkatkan trade barrier dengan mencoba merumuskan standar yang lebih tinggi lagi. Jadi hal seperti ini tidak bisa terus kita biarkan,” ujar dia di Jakarta, Jumat, (7/2/2020).

Dia mengatakan, selama ini kita terlalu lebih rendah hati terkait hal tersebut. Maka itu, Pemerintah Indonesia akan beri tekanan bahwa sawit adalah komoditas utama dan unggulan ekspor.

“Kita harus bicarakan ini lebih keras bukan suara seperti di Asean saja. Tapi Guetemala dan Colombia,” ungkapnya.

Comments are closed.