Adapun 'sindiran' tersebut datang dari anggota Komisi XI DPR RI Elnino Hussein Mohi. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra ini menilai bahwa titel sebagai menteri keuangan terbaik bisa dianggap terbalik oleh masyarakat ketika perekonomian nasional menurun.
"Sering menyebut ibu menteri keuangan terbaik di dunia bagus. Saya begini kalau di rakyat, kami mengerti ibu bukan presiden. Ibu adalah menteri yang membantu tugas presiden, tapi rakyat akan menilai dari apa yang dikerjakan ibu," kata Elnino di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Kamis (30/1/2020).
Baca Juga : Nadiem : Indonesia membutuhkan Perubahan di Semua Bidang
Menurut Elnino, banyak masyarakat yang tidak mengetahui secara pasti bahwa kondisi ekonomi Indonesia tengah dihadapkan dengan banyak ketidakpastian. Sebagai Menteri Keuangan pun, lanjut Elnino, penjelasan Sri Mulyani mengenai kondisi ekonomi masih belum pasti dimengerti oleh masyarakat.
"Kalau ekonomi memburuk, jangan sampai rakyat menilai, ketika dia susah, ibu jadi sasaran. Tidak lagi dianggap yang terbaik, tapi menjadi misalnya menteri keuangan yang terbalik karena dulu ibu jadi menkeu ekonomi membaik, sekarang memburuk. Itu kan terbalik," jelasnya.
Menjawab 'sindiran' itu, Sri Mulyani mengaku tidak pernah berpikir untuk mengejar gelar tersebut. Selama ini, dirinya pun hanya menjalankan jabatannya sesuai tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi).