Selasa, 2 Juni 2026

Erick Thohir : Bos BUMN yang Tidak Baik Akan Dicopot

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Kamis, 16 Januari 2020 | 07:14 WIB
Jakarta, NAWACITA- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan pesan kepada seluruh bos atau jajaran direksi perusahaan pelat merah. Dia meminta sebagai seorang pemimpin perusahaan harus mengimplementasikan good corporate governance (GCG) dengan baik.

Hal itu menyusul masalah yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero). Menurut Erick, bagi bos BUMN yang berkinerja baik maka dirinya tidak segan memberikan reward atau hadiah. Sedangkan yang tidak baik akan dicopot.

"Gini loh, itu yang dari awal saya tekankan bahwa apa sih tugas saya, utama itu menegakkan kembali yang namanya GCG, GCG itu bagian yang namanya stick and carrot, kalau yang namanya bagus ya kita kasih reward, kalau yang namanya nggak bagus ya kita harus bersihkan, harus copot. Dan ini menjadi penegakan bagian dari perbaikan dari Kementerian BUMN," kata Erick di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Sejak awal memimpin Kementerian BUMN, setidaknya sudah ada beberapa masalah yang menimpa perusahaan pelat merah, seperti PT Garuda Indonesia (Persero), Jiwasraya, dan yang baru ini adalah Asabri.

Erick menjelaskan permasalahan yang menimpa ketiga BUMN tersebut tidak akan terjadi jika jajaran direksinya menegakkan GCG dengan baik. Dia pun meminta kepada seluruh bos BUMN agar memiliki akhlak, loyalitas, dan kerja sama tim (teamwork).

"Maka itu dari awal saya bilang ingin selalu punya leader di BUMN itu apa yang nomor satu akhlak, dua loyaliats, tiga teamwork. Itu saja," ujarnya.

Baca Juga : Messi dan Ronaldo Sudah 35 Kali Terlibat Duel

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini