Harga Cabai di Pasar Tradisional Badarlampung Berangsur Turun

1
146
Harga Cabai di Pasar Tradisional Badarlampung Berangsur Turun
Harga Cabai di Pasar Tradisional Badarlampung Berangsur Turun
Bandarlampung, NAWACITA – Harga cabai di pasar tradisional Badarlampung berangsur turun, setelah sebelumnya sempat naik dan turun akibat adanya hari raya dan musim kemarau.

“Harga cabai sudah berangsur turun sejak satu minggu lalu dan saat ini turun lagi, cabai merah yang awalnya Rp 55.000 per kilogram turun menjadi Rp 20.000, sedangkan cabai rawit hijau dari Rp 40.000 kini turun Rp 30.000 per kilogram dari harga sebelumnya”,ujar Leman salah seorang pedagang cabai di Pasar Kota Karang Bandarlampung, Kamis.

Menurutnya, harga cabai berangsur turun perlahan sejak dua minggu terakhir karena ada penambahan pasokan dari daerah lain.

“Harga cabai turun karena ada pasokan tambahan dari daerah lain, dan mungkin bisa kembali ke harga normal tergantung ketersediaan pasokan”,katanya.

Harga cabai yang berangsur turun tidak hanya terjadi di pasar tradisional Kota Karang tetapi juga di pasar Cimeng Teluk Betung.

“Cabai mulai turun dalam dua minggu ini, cabai merah saat ini dijual Rp 57.000 per kilogram, dan cabai hijau dijual Rp 42.000 per kilogram”, kata Juleha.

Menurutnya, harga cabai terkadang naik karena berbagai faktor salah satunya hari raya, dan cuaca.

“Naiknya harga cabai pada minggu kemarin terjadi karena permasalahan cuaca dan hari raya, bila pasokan sudah mulai normal dan momen hari raya telah usai biasanya harga cepat sekali turun”, katanya.

Turunnya harga cabai disambut baik oleh konsumen di Bandarlampung.

“Tentu saja sebagai konsumen saya sangat bersyukur harga cabai dapat turun, karena rata-rata orang Lampung sangat menyukai makanan pedas bila harga cabai mahal tentu akan kebingungan”, kata Rini salah seorang pembeli di pasar Kota Karang.

Comments are closed.