Kemenkeu Meminta BPJS Kesehatan Dibenahi

1
28

Jakarta, NAWACITA – Menyusul data dari badan pengawas keuangan dan pembangunan atau BPKP defisit BPJS Kesehatan hingga akhir tahun 2019 dapat tembus hingga Rp.28 Triliun.

Kementerian keuangan mengharapkan BPJS Kesehatan memperbaiki semua aspek. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan BPJS dan Kementerian Kesehatan perlu membahas beberapa masalah yang krusial diantaranya kepesertaan dan registrasi terutama untuk kelompok masyarakat yang bukan penerima upah tetap. tutrnya, di Jakarta, Sabtu (3/7/2019).

“Jadi waktu itu saya diminta jadi menteri keuangan APBN goyang saat masa SBY, kami merumuskan subsidi untuk melakukan penyesuaian tapi jaga juga agar yang miskin terlindungi,” ucap Sri Mulyani.

Agar masyarakat kelas menengah ke bawah tidak teriak, ia mengeluarkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Kemudian, Sri Mulyani menyebut APBN mulai mencapai titik keseimbangan satu tahun kemudian.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here