Tingkatkan Efesiensi Transaksi Nasabah, Pegadaian Akan Terbitkan ” Gold Card”

0
191
Tingkatkan Efesiensi Transaksi Nasabah, Pegadaian Akan Terbitkan " Gold Card" (Foto.Net)

Surabaya, NAWACITA – PT Pegadaian (Persero) segera meluncurkan Gold Card untuk, penunjang Efesiensi Transaksi Nasabah yang memungkinkan nasabahnya bisa berbelanja di sejumlah tempat perbelanjaan.

“Berdasarkan tabungan emas yang disimpan di Pegadaian, kami akan berikan kepada pelanggan kartu yang bisa dihunakan untuk belanja ke mana-mana di sejumlah tempat perbelanjaan dengan underlying tabungan emasnya.

Nanti pelanggan tinggal membayar tagihannya atau menjual emasnya untuk membayar tagihannnya,” kata Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto, sesuai dikutip dari Investor Daily, di sela acara penandatanganan perjanjian kerja sama dan nota kesepahaman dengan 12 perusahaan di Surabaya, Kamis (1/8) malam.

Menurut Kuswiyoto, peluncuran Gold Card ini selain merupakan upaya Pegadaian untuk memperkuat posisinya di segmen gadai di Tanah Air, untuk menambah nasabah yang tahun ini ditargetkan mencapai 12 juta nasabah, namun telah terlampaui pada Juni 2018.

“Sekarang posisi nasabah kami 12,1 juta dan kami perkirakan ada penambahan sekitar 600 ribu hingga 700 ribu nasabah,” terang Kuswiyoto.

Dia juga berharap sinergi dengan 12 korporasi di Surabaya yang terdiri atas BUMN, UMK, dan perusahaan swasta itu akan memberi tambahan nasabah baru. Ke-12 korporasi itu adalah dengan PT lndustri Kereta Api (Persero) (|NKA), PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), PT Barata Indonesia (Persero), PT Nusantara Sebelas Medika (Nusameda), PT Bahana Ghara Reksa (Persero), PT Garam (Persero), Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog), PT Antar Surya Media, The Square Ballroom Surabaya, Alamanda, dan Batik Jenggala.

“Potensi penambahan dari sinergi dengan mereka ini sangat besar, karena mereka memiliki karyawan dan juga rekanan kerja. Kami berharap ada tambahan hingga puluhan ribu nasabah baru,” ungkap Kuswiyoto.

Dia menambahkan, saat ini industri pasar gadai di Tanah Air masih sangat terbuka luas yang belum tergarap. Ada ratusan ribu orang yang bekerja sebagai karyawan BUMN serta puluhan juta yang berprofesi sebagai pengusaha UMKM.

“Ini adalah pasar yang strategis bagi Pegadaian dan itulah sebabnya kami melakukan sinergi dengan BUMN, UMKM dan swasta. Sinergi juga sangat penting untuk mengoptimalkan setiap kekuatan yang ada,” jelas dia. (Ant)