Harga Tanah di Lokasi Ibu Kota Baru, Meroket Hingga 4 Kali Lipat

0
165
Ilutrasi

Jakarta, NAWACITA – Kepastian ibu kota pindah ke Kalimantan membuat harga tanah merangkak naik. Salah satunya di lokasi bakal calon ibu kota Indonesia yang baru, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Tak tanggung-tanggung, kenaikan harga tanah di Gunung Mas empat kali lipat dari harga sebelumnya.

Dengan adanya hal tersebut, Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira menyatakan, ada beberapa cara pemerintah cegah spekulan tanah di ibu kota baru. Seperti Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Pertanahan Nasional perlu menegakkan aturan terkait zonasi kawasan.

“Misalnya area perkebunan atau sawah yang masuk jalur hijau tidak boleh diubah ke pemukiman,” ujar dia Seperti tertulis, Kamis (1/8/2019).

Kemudian, lanjut dia, memastikan notaris dan pembeli tanah tidak melakukan manipulasi data misalnya syarat tanah harus dimiliki penduduk setempat atau satu domisili terkadang bisa di manipulasi.

“Caranya si spekulan tanah memindahkan KTP atau pinjam KTP orang lain yang penting memenuhi syarat jual beli tanah. Ini penting bagi Pemda dan BPN mengawasi praktik peralihan hak milik yang curang,” tutur dia, dikutip dari Okezone.