Pos Indonesia akan Terbitkan MTN Hingga Rp 1 Triliun

9
284
Pos Indonesia akan Terbitkan MTN (Foto/Net)

JAKARTA, NAWACITA – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat A- untuk PT Pos Indonesia (Persero), serta memberikan peringkat yang sama untuk surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) perseroan.

Pos Indonesia akan menerbitkan MTN maksimum senilai Rp 1 triliun. Dana hasil penerbitan MTN akan digunakan untuk membiayai kembali (refinancing) pinjaman bank senilai Rp 500 miliar dan modal kerja untuk mendukung bisnis logistik. “Hingga rilis pemeringkatan ini, perseroan telah menerbitkan MTN sebesar Rp 250 miliar,” ungkap Pefindo dalam keterangan tertulis, Senin (29/7).

Adapun outlook peringkat Pos Indonesia adalah stabil. Peringkat yang diberikan adalah gambaran atas dukungan kuat yang diberikan pemerintah terhadap Pos Indonesia. Selain itu, posisi perusahaan yang berpengaruh dalam pengiriman kilat dan paket, terutama dalam last mile delivery, serta keuntungan dari peningkatan aktivitas e-commerce dengan prospek yang bagus.

Peringkat tersebut dibatasi oleh penurunan berkelanjutan di sektor surat secara struktural, leverage Pos Indonesia yang tinggi untuk kategori peringkat, dan kompetisi yang ketat serta permintaan yang siklikal di pasar pengiriman kilat dan paket.

Peringkat yang telah diberikan oleh Pefindo dapat dinaikan apabila strategi transformasi perseroan dalam menahan penurunan struktural di volume pengantaran surat menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dan meningkatkan profitabilitas, serta profil kredit yang lebih baik secara berkelanjutan.

Kemudian, Pefindo juga dapat menurunkan peringkat tersebut, jika Pos Indonesia kehilangan pangsa pasar yang cukup besar dari pesaing atau profitabilitasnya menurun. Selain itu, utang yang tinggi dari perkiraan dengan profitabilitas yang rendah juga dapat menekan peringkat perusahaan.

“Kami juga dapat menurunkan peringkat apabila terdapat penurunan yang signifikan dalam hal dukungan pemerintah, seperti divestasi kepemilikan secara material dan/atau penurunan peran layanan publik kepada pemerintah,” sebut Pefindo, sesuai dilansir Ivestor Daily.

Sementara itu, Pefindo sedang dalam proses meninjau pemeringkatan tahunan terhadap Pos Indonesia, dan hasil dari pemantauan tersebut akan dirilis pada awal September 2019.

(Ant)

Comments are closed.