Menko Bidang Perekonomian Darmin Minta Pemda Lebih Inovatif Menekan Inflasi

8
186
Menko Darmin Nasution. ©Humas Kemenko Perekonomian

Jakarta, NAWACITA – Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk lebih inovatif dalam mengendalikan inflasi. Iya pun berharap pemerintah daerah bisa lebih berperan aktif dalam menekan angka inflasi, salah satunya dengan memanfaatkan infrastruktur utama yang sudah dibangun oleh pemerintah.

“Dengan infrastruktur yang sudah dibangun oleh pemerintah pusat, seharusnya pemerintah daerah bisa membangun jalan-jalan ke sentra industri yang ada di daerah. Jika industri di daerah berkembang, maka pasokan juga akan berlimpah,” ujar Menko Darmin Nasution di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Menurut Menko Darmin, apabila stok berlimpah maka harga pun akan terkendali selain itu jalan-jalan penghubung juga bisa memperlancar distribusi barang.

“Ke depan, pemerintah daerah diharapkan semakin berperan aktif mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur yang telah dibangun serta melakukan inovasi pengendalian inflasi,” jelasnya.

Menko Ekonomi, mengungkapkan selama empat tahun ini pemerintah sudah berhasil menekan angka inflasi di kisaran 3%. Namun usaha tersebut juga tidak terlpeas dari usaha bersama antara pemerintah serta Bank Indonesia untuk terus mendorong pemerintah daerah agar melakukan inovasi.

“Apa yang sudah dilakukan pemerintah melalui strategi 4K (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif) dalam menjaga inflasi akan terus dilanjutkan untuk mencapai target inflasi pada 2019 ini,” jelasnya.

Sambung dia, masih ada beberapa daerah yang realisasi inflasinya di luar atau di atas sasaran inflasi nasional. Di mana pada tingkat provinsi, terdapat 5 provinsi berada di atas sasaran, sedangkan pada tingkat kabupaten kota terdapat delapan yang berada di atas sasaran.

“Terjaganya realisasi inflasi 2018 tentu tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah bekerja sama dengan Pemda dan BI melalui implementasi strategis 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif,” tandasnya. (Ant)

Comments are closed.