Bappenas Luncurkan Hitung Dampak Kekayaan Alam ke Perekonomian RI

0
195
Bappenas luncurkan program Gelombang fase I. © 2019 Merdeka.com

Jakarta, NAWACITA – Program Bappenas hari ini meluncurkan produk hasil kegiatan Gelombang I, yang merupakan program kerjasama pemerintah dengan Bank Dunia dalam melakukan penghitungan penghubungan Sumber Daya Alam (SDA). Program ini sangat diperlukan karena selama ini Indonesia belum pernah melakukan penghitungan SDA secara keseluruhan.

“Kita perlu menghitung berapa SDA yang kita miliki, apa saja yang kita miliki, apa fungsinya, di mana itu tergantung pada negara kepulauan kita harus tahu di Sumatera di Jawa,” kata Deputi Menteri PPN / Kepala Bappenas Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Arifin Rudiyanto, dalam acara pertemuan di Hotel Pullman, Jakarta , Jumat (26/7).

Arifin mengungkapkan, Indonesia menjadi satu dari 20 negara yang tergabung dalam program Gelombang bersama Bank Dunia tersebut. “Proyek Gelombang ini kerjasama dengan BPS dengan Bappenas dan Kemenkeu dan kementerian lain mengembangkan sistem ini. Sistem penghitungan atau penghitungan SDA yang kita gunakan sebagai nilai ekonominya,” katanya, Seperti dilansir dari Merdeka.

Gelombang Data tersebut, digunakan dalam perencanaan pembangunan nasional baik jangka menengah maupun jangka panjang. “Kita akan menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan daya dukung dan daya tampung Lingkungan. Jadi tidak ada lagi nanti pertentangan antara pertumbuhan ekonomi dan lingkungan,” katanya.

Saat ini, kata dia, BPS telah memiliki program yang serupa, namun dengan partisipasi yang terkait yang digunakan menjadi berstandar global, sehingga dapat diperbandingkan dengan data negara lain. Data ini, selanjutnya dibuat dasar untuk membuat perencanaan sekaligus untuk persiapan pelaksanaan pembangunan di Indonesia.

Misalnya, kompilasi angka pertumbuhan ekonomi meningkat sekian persen maka harus diketahui pula. Demi pertumbuhan ekonomi tidak akan menjadi kontradiktif dengan kelestarian Lingkungan.

Dia menjelaskan, pembangunan yang terus dilakukan memang akan menggenjot angka pertumbuhan ekonomi. Namun di pihak lain, daya tampung dan daya dukung Lingkungan bisa tergerus sebab banyak lahan pertanian disulap menjadi kawasan lain misal industri atau jalan tol.

Dengan adanya data Gelombang, hal seperti itu akan dapat diminimalisir. Mempertahankan pertumbuhan ekonomi akan tetap dipertahankan dengan kelestarian Lingkungan dan SDA yang tetap dipertahankan.

“Jadi kita bisa melihat dalam jangka panjang nanti jika ada satu saja dari ekosistem kita yang rusak atau apa, kita punya sistem peringatan dini sistem awal” oh kita tidak bisa terus menerus seperti ini, kita harus meningkatkan daya dukung daya tampungnya.