BBM Satu Harga, Warga Papua Tak Lagi Beli Premium Rp 15 Ribu

9
166

Jakarta, NAWACITA – PT Pertamina (Persero) mengoperasikan lembaga penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di Kampung Bomomani, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua.

Region Manager Retail Fuel Marketing VIII Pertamina Fanda Chrismianto mengatakan, lembaga BBM Satu Harga di Distrik Mapia yaitu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 86.68809 merupakan pertama yang hadir di wilayah Kabupaten Dogiyai, Papua. Hal ini sebagai perwujudan keadilan energi dan pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat Dogiyai.

“Titik BBM Satu Harga di Distrik Mapia merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa keadilan dalam hal penyediaan energi khususnya bahan bakar minyak atau BBM sampai pelosok-pelosok daerah,” kata Fanda, dikutip Liputan6, di Jakarta, Rabu 10 Juli 2019 lalu.

Sebelum berdirinya SPBU Kompak di kampung Bomomani, warga setempat membeli BBM dengan harga mulai dari Rp 10 ribu per liter sampai Rp 15 ribu per liter di luar lembaga penyalur resmi. Sementara itu, lembaga penyalur resmi terdekat berada pada jarak 30 km.

“Mulai sekarang, warga Distrik Mapia bisa dengan mudah mendapatkan BBM dengan harga yang sama dengan di Jakarta, Surabaya, dan wilayah lain di Indonesia yakni Premium Rp 6.450 per liter dan Solar Rp 5.150 per liter. Ke depannya kita juga akan memperkenalkan produk BBM jenis Pertalite dan Pertamax,” ungkap Fanda.

Fanda pun berharap, agar masyarakat dapat memanfaatkan sebaik-baiknya SPBU Kompak Kampung Bomomani ini, terlebih karena dibangun oleh putra daerah Mapia sendiri.

“Kehadiran titik BBM Satu Harga ini juga tidak lepas dari dukungan pemerintah baik pusat maupun daerah yang telah mendukung pendirian SPBU mulai dari tahap perizinan,” katnya.

(Ant)

Comments are closed.