Purwakarta Terus Menggenjot Peluang Investasi dalam Negeri

1
221
Kepala Bappeda Purwakarta Aep Durohman menunjukkan peta rencana pembangunan Jalan Tol Jakarta -Cikampek sesi 2. Dalam rencana pembangunan itu, Pemkab Purwakarta mengajukan Interchange Cicadas sebagai akses masuk dan keluar. ( Foto/Istimewa)

Puwakarta, NAWACITA – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Purwakarta Aep Durrohman menyebutkan, pengajuan pembukaan interchange atau Simpang Susun Cicadas tersebut bisa memberikan efek positif bagi investasi. “Kami sedang berupaya memohon pembukaan interchange, karena kan jalur itu masuk ke dalam wilayah zona industri,” ujar Aep ketika ditemui di Bappeda Purwakarta. Jalan Gandanegara, Purwakarta, Selasa (2/7/2019).

Pememkab Purwakarta terus menggenjot investasi dalam negeri dan asing melalui kemudahan koneksi sarana transportasi. Salah satunya melalui pengajuan ke Kementerian PUPR soal pembukaan Interchange Cicadas di jalur Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 yang akan mulai dibangun pada 2020 mendatang.

Sambung Aep berharap, dibukanya akses jalan tol serta interchange di wilayah Cicadas bisa memberikan keuntungan dari sisi investasi, pariwisata yang berdaya saing. “Sisi pengembangan wilayah, rencana jalan tol tersebut akan membuka konektivitas ke depan khususnya bagi Purwakarta sendiri,” jelas Aep.

Sementara, panjang ruas jalan tol yang berada di wilayah Kabupaten Purwakarta kurang lebih 7 kilometer yang meliputi empat desa di Kecamatan Babakancikao. “Ruas tol ini akan melewati Desa Cigelam, Desa Hegarmanah, Desa Cicadas, dan Desa Cilangkap, dan kita masuk seksi 6 antara Kutanegara-Sadang,” katanya, dikutip Sindo news.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 direncanakan mulai dibangun pada 2020. Tol rencananya menghubungkan antara Sadang-Jatiasih hampir sepanjang 62 kilometer.
Pembangunan dilakukan dalam enam seksi yaitu Jatiasih-Bantargebang, Bantargebang-Setu, Setu-Sukaragam, Sukaragam-Taman Mekar, Taman Mekar-Kuta Negara, dan Kuta Negara-Sadang.

(ANT)

Comments are closed.