Sarang Walet Tembus Rp40 Juta per Kg, Bengkulu Pacu Ekspor ke Taiwan

10
396

Jakarta, NAWACITA – Bengkulu Pacu Ekspor ke Taiwan, salah satu komoditas yang diekspor berupa sarang burung walet tujuan Taiwan senilai USD4.138 atau setara Rp58,7 juta. Sebelumnya ekspor sarang walet dari Bengkulu dilakukan melalui tempat lain seperti Jakarta atau Semarang. Hal tersebut selain dikarenakan belum adanya rumah walet dan tempat produksi yang tersertifikasi, juga belum adanya penerbangan internasional langsung dari Bengkulu.

Kepala Barantan Ali Jamil saat pelepasan ekspor sarang burung walet di Bengkulu. Foto/Istimewa

Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian mengapresiasi eksportir di Bengkulu atas pencapaian total nilai ekspor komoditas pertanian pada tahun 2018 sebesar Rp162,65 miliar atau naik 72,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil mendorong para petani dan pelaku industri walet meregistrasi rumah walet dan tempat produksinya ke Barantan agar hasil produksinya lebih berdaya saing.

Dia juga berkomitmen dan berkomunikasi dengan instansi dan pemerintah daerah agar akses logistik internasional dapat dipersingkat dan disederhanakan. Saat ini sarang walet asal Bengkulu diekspor ke Taiwan melalui kantor pos atau jasa titipan.

“Ini bisa jadi alternatif sementara, lewat jasa titipan atau bandara internasional terdekat. Intinya kita dorong agar bisa langsung lewat Bengkulu, dan pastinya harus disertifikasi Karantina agar sesuai persyaratan negara tujuan,” ujarnya pada acara Apresiasi Pelaku Usaha Agribisnis sekaligus melepas ekspor berbagai komoditas pertanian senilai Rp9,4 miliar di Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu, sesuai dikutip SINDO Kamis (27/6/2019).

(ant)

Comments are closed.