Penumpang Pesawat AP II Pasca Lebaran 2019, Mencapai 4,2 Juta Orang

71
185

Jakarta, NAWACITA РPT Angkasa Pura II yang mengelola 16 bandara di Indonesia, mengumumkan jumlah penumpang pesawat selama angkutan Lebaran 2019 (H-7 hingga H+7) mencapai 4,23 juta orang. Deangan jumlah tersebut, penumpang di rute domestik tercatat 3,39 juta orang dan rute internasional mencapai 845.957 orang.

Jumlah rata-rata, bahwa penumpang per hari mencapai sekitar 265.000 orang per hari, jumlah ini naik sekitar 20% dibandingkan jumlah penumpang harian sebelum angkutan Lebaran di tahun ini.

Pergerakan pesawat selama angkutan Lebaran mencapai 32.056 pergerakan, terdiri dari 26.274 di rute domestik dan 5.782 rute internasional.

President Director AP II, Muhammad Awaluddin, mengatakan jumlah penumpang pesawat terus mengalami kenaikan sejak awal tahun hingga angkutan Lebaran ini.

“Jumlah penumpang tengah dalam tren naik, hingga pada angkutan Lebaran ini mencapai sekitar 265.000 orang per hari. Dari angka tersebut, jumlah penumpang internasional juga cukup menggembirakan yakni 50.000 orang per hari,” ujar Awaluddin di Jakarta, Sabtu (15/6/2019).

Dia menjelaskan jumlah penumpang yang cukup tinggi di rute internasional merupakan hasil dari upaya AP II mengoptimalkan kinerja bandara. Salah satu upaya untuk meningkatkan volume penerbangan internasional, misalnya dioperasikannya Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta sebagai international low-cost carrier terminal.

Adapun selama angkutan Lebaran ini, jumlah penumpang internasional di Soekarno-Hatta mencapai 648.742, atau sekitar 76% dari total penumpang internasional saat angkutan Lebaran.

AP II memang memproyeksikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai hub penerbangan internasional supaya sektor penerbangan dapat optimal mendorong pertumbuhan perekonomian dan pariwisata.

“Fokus kami adalah menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai hub internasional. Penumpang rute internasional begitu mendarat di Soekarno-Hatta kemudian memiliki berbagai pilihan penerbangan untuk menjangkau kota-kota lain di Indonesia,” jelas Muhammad Awaluddin dikutip Sindonews.

Begitu juga sebaliknya, AP II ingin Bandara Soekarno-Hatta bisa terkoneksi lebih banyak lagi dengan kota-kota di dunia. Target AP II adalah penumpang dari Soekarno-Hatta memiliki beragam pilihan tujuan di dunia.

 

Di samping Soekarno-Hatta, AP II juga dalam proses menjadikan Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatra Utara, sebagai hub internasional kedua atau secondary hub. Letak Kualanamu sangat strategis dan berdekatan dengan Bandara Changi di Singapura, sehingga sangat memungkinkan untuk menjadi hub di Asia Tenggara.

“Fokus pengembangan Soekarno-Hatta menjadi hub internasional dan Kualanamu sebagai secondary hub merupakan upaya AP II meningkatkan konektivitas penerbangan di Indonesia guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan tentunya pariwisata,” ujar Muhammad Awaluddin.

 

(ANT)

Comments are closed.