Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sebut Penduduk Besar Merupakan Modal RI Jadi Negara Maju

1
77
PERINGATAN HARI KONSTITUSI

Jakarta, NAWACITA – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menepis anggapan bahwa negara besar tidak bisa menjadi negara maju di wilayah Asia. Pasalnya kebanyakan negara maju di Asia bukanlah negara dengan penduduk besar, contohnya Singapura, Malaysia, Korea Selatan serta Jepang.

Akan tetapi menurut JK lain lagi halnya dengan perkembangan ekonomi cukup signifikan di negara seperti China dan India yang punya jumlah penduduk besar. Menurut JK apa yang dilakukan China seharusnya juga bisa dipakai oleh Indonesia untuk menjadi negara maju.

Jangan sampai Indonesia tertinggal, mengingat India dengan penduduk besar sedang membangun pondasi kuat untuk menjadi negara maju. “Jadi Habibie pernah bilang negara yang besar sulit untuk jadi negara maju, tapi hal itu ternyata tidak seratus persen benar karena kita lihat India yang negaranya besar dan penduduknya banyak sama seperti kita sedang bangkit untuk jadi negara maju,” ujar JK di Jakarta.

Sambung dia menambahkan, lihat kondisi China yang menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia. Menurutnya poin penting Sesuai dikutip Sindonews, untuk menjadi negara maju adalah mengubah pola berpikir serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Seperti diketahui setelah secara masif membangun infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir, fokus terbaru pemerintah yakni menekankan pada pengembangan SDM untuk menjadi prioritas nasional. “Jadi kita harus maju dan buka pikiran kualitas SDM itu penting,” jelasnya.

(ANT/Eyd)