Konsumsi Listrik Naik, PLN Raup Laba Rp 11,6 Triliun

13
121

Jakarta, NAWACITA – PT PLN (Persero) mencatat pencapaian laba bersih sebesar Rp 11,6 triliun pada 2018, meningkat signifikan dibandingkan  2017 sebesar Rp 4,4 triliun.

Hal ini ditopang dari pertumbuhan penjualan, efisiensi operasi, serta dukungan Pemerintah melalui Domestik Market Obligation (DMO) batu bara baik harga maupun volume.

“Disamping itu, membaiknya kinerja perusahaan juga dikarenakan penguatan kurs mata uang rupiah pada akhir tahun dan penurunan harga ICP dibanding dengan triwulan ketiga 2018,” kata Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto, di Jakarta, dilansir dari liputan 6.com pada hari Rabu (29/5/2019).

Untuk laba operasi sebesar Rp 10,4 triliun menjadi Rp 35,9 triliun atau meningkat 40,8 persen dibanding 2017.

Sarwono menuturkan, banding tahun sebelumnya, penjualan tenaga listrik selama  2018  meningkat sebesar Rp16,9 triliun menjadi Rp 263,5 triliun.

Kenaikan nilai penjualan ini terutama didukung oleh pertumbuhan penjualan 5,15 persen, sehingga volume penjualan listrik 2018 menjadi sebesar 234 Terra Watt hour (TWh) lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 223 TWh. (ANT).

Comments are closed.