Pasca Mudik Lebaran , Permintaan Biosolar Kereta Api Meningkat 30 Persen

58
243

Jakarta, NAWACITA – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III mencatat kebutuhan bahan bakar menjelang mudi lebaran 2019, khususnya biosolar untuk moda transportasi kereta api di lokasi pengisian utama lokomotif Daerah Operasional (DAOP) 1 Jatinegara, Jakarta Timur meningkat sebesar 30 persen, dari 90 Kiloliter menjadi 115 Kiloliter per harinya.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III, Dewi Sri Utami mengatakan, peningkatan permintaan tersebut seiring dengan peningkatan pelayanan di Dipo Lokomotif Jatinegara selama arus mudik karena penambahan jadwal kereta api.

Yakni dari 55 menjadi 70 lokomotif per hari. Peningkatan permintaan biosolar bersubsidi ini tidak berpengaruh banyak pada kuota, karena sudah masuk dalam perhitungan dalam kuota tahunan.

“Selama masa arus mudik hingga arus balik, tim Satuan Tugas dari Pertamina MOR III selalu siaga di Dipo Lokomotif wilayah Jawa Bagian Barat selama 7 x 24 jam, untuk melayani kebutuhan bahan bakar moda transportasi kereta api. Kami terus berupaya agar ketahanan biosolar untuk moda transportasi kereta api rute jarak jauh terjaga,” ujar dia, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (1/6/2019).

Dewi menambahkan, selama masa arus mudik hingga H+10 Lebaran, pihaknya juga telah menyiapkan tambahan mobil tangki untuk biosolar subsidi sebanyak 8 unit.

Menurut Dewi, untuk kesiapan bahan bakar serta sarana dan fasilitas selama masa Satgas Ramadhan & Idul Fitri ini bagian dari komitmen PT Pertamina dalam hal selalu siaga melayani masyarakat.

Comments are closed.