Job Fair di Bekasi Hadirkan Hologram Jokowi

0
168

Bekasi NAWACITA – Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI Hanif Dhakiri membuka Job Fair yang diselenggarakan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI di Kota Bekasi, Kamis (4/4). Job fair yang digelar di Harris Convention Hall Summarecon Bekasi tersebut menyiapkan lebih dari 11 ribu lowongan kerja pagi para pencaker (pencaker). Para pencaker tersebut sebelumnya sudah melakukan pendaftaran melalui online.

Ada yang menarik pada acara pembukaan Job Fair tersebut. Disela-sela acara, muncul Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ditampilkan dalam bentuk hologram.

Jokowi menyapa para peserta pembukaan dan para pencaker di Harris Convention Hall Bekasi tersebut.

Hologram Jokowi yang mengenakan kemeja putih diputar sekitar 10 menit.

Presiden memaparkan kinerja yang sudah dicapainya selama hampir lima tahun kepemimpinannya. Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan sektor pertanian, pendidikan hingga pembangunan di desa-desa yang pada akhirnya peningkatan kesejahteraan rakyat.

Sejumlah infrastruktur yang dipaparkan, di antaranya Jalan Trans Sumatra, Trans Papua, sejumlah bendungan, kehadiran listrik di perbatasan yang selama ini terisolasi, pelayanan kesehatan, penyelesaian sengketa tanah melalui sertifikat gratis, serta Bahan Bakar Minyak satu harga.

“Mari kita bangun bangsa, mari kita kerja… kerja… kerja…,” kata Jokowi dalam hologramnya.

Sehubungan dengan Job Fair yang digelar saat itu, Jokowi juga menyampaikan soal pembukaan lapangan kerja.

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dan ribuan pengunjung Job Fair antusuias mendengarkan paparan Jokowi melalui hologram.

Job Fair yang diselenggarakan Kementerian Tenaga Kerja di Kota Bekasi rencananya berlangsung selama dua hari, 4 dan 5 April 2019. Job Fair lowongan kerja ini diikuti 130 perusahaan dengan jumlah lowongan mencapai 11.000 lapangan kerja.

Dalam sambutannya Hanif menyampaikan, Job Fair seperti di Kota Bekasi ini sudah digelar di 19 titik secara nasional dan diharapkan dapat menekan angka pengangguran.

Hanif menjelaskan, kegiatan Job Fair ini adalah kesempatan untuk mempertemukan pencari kerja dengan penyedia lapangan kerja.

“Masalah pengangguran yang paling mendasar adalah kesempatan juga ketimpangan skil yang ada, melalui Job Fair, para pencari kerja dapat memilih lowongan yang sesuai dengan skil dan kemampuan mereka,” jelas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.