Mulai Hari Ini, Lion Air Turunkan Harga Tiket

11
282

Jakarta NAWACITA –Maskapai penerbangan Lion Air Group memutuskan untuk menurunkan harga tiket pesawat, mulai hari ini, Sabtu (30/3/2019). Langkah ini menyusul keputusan Garuda Indonesia yang memberikan diskon hingga 50%.

Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menyatakan, kebijakan menurunkan harga jual tersebut untuk mengakomodir permintaan jasa penerbangan domestik sekaligus meningkatkan aktivitas penerbangan.

“Penurunan harga jual merupakan kesungguhan Lion Air Group untuk menjawab tantangan serta peluang dinamika bisnis,” kata Danang, dalam keterangan pers, Sabtu (30/3/2019).

Danang menjelaskan, Lion Air Group senantiasa menawarkan alternatif perjalanan udara berkualitas guna memberikan kemudahan dalam mobilisasi masyarakat, pebisnis dan wisatawan antardestinasi dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Penurunan harga jual tiket ini, menurut Danang, merupakan kesungguhan Lion Air Group untuk menjawab tantangan serta peluang dinamika bisnis/ pasar traveling, mengakomodir permintaan jasa penerbangan sejalan meningkatkan aktivitas penerbangan.

Selain dari maskapai Lion Air (kode penerbangan JT), penurunan tiket juga dilakukan Wings Air (kode penerbangan IW) dan Batik Air (kode penerbangan ID).

Sebagai informasi, Lion Air dan Wings Air menawarkan kepada travelers konsep perjalanan semakin menyenangkan yang disesuaikan kebutuhan dengan mempersiapkan rencana perjalanan lebih awal.

Soal kebijakan penurunan harga tiket pesawat ini, sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi merilis Peratruan Menteri Perhubungan (Permenhub) tentang aturan tentang tarif maskapai penerbangan berjadwal dalam negeri kelas ekonomi.

Aturan tersebut tertuang dalam Permenhub Nomor 20 tahun 2019. Aturan tersebut merespons masih mahalnya harga tiket pesawat belakangan ini. Adapun aturan turunannya yaitu Keputusan Menteri (Kepmen) nomor 72/2019.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan dalam aturan tersebut pemerintah mengubah aturan tarif batas bawah menjadi 35% dari tarif batas atas. Sebelumnya, tarif batas bawah hanya 30% dari tarif batas atas.

“Tujuannya agar jangan terlalu ke bawah banget. Mereka [maskapai] kalau saling membunuh tidak baik,” kata Budi Karya di Jakarta, Jumat (29/3).

Namun dalam aturan ini ditegaskan pemerintah tidak mengintervensi maskapai penerbangan untuk menurunkan tarifnya. Seperti rencana yang sudah beredar sebelumnya. Aturan ini, mulai berlaku pada 1 April 2019. Menurut Budi Karya seluruh maskapai sudah diajak berbicara mengenai aturan ini.

Maskapai pelat merah, Garuda Indonesia menyatakan siap mematuhi aturan baru tersebut.

“Sebagai maskapai kita dukung setiap hal yang menjadi concern regulator. Kami percaya pemerintah melihat kepentingan semua stakeholder,” kata Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosandi kantor Kementerian Perhubungan, Jumat (29/3/2019).

Ikhsan menjelaskan, persoalan mahalnya tiket pesawat sejatinya telah direspon oleh Garuda Indonesia dengan memberikan diskon tiket hingga 50% pada awal pekan ini.

Comments are closed.