Diresmikan Presiden, PIM Muara Baru Rubah Persepsi Pasar Ikan

10
120

Jakarta NAWACITA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, PIM Muara Baru membalikkan persepsi masyarakat tentang kondisi pasar ikan selama ini.

Hal tersebut dikatakan Jokowi saat meresmikan Pasar Ikan Modern (PIM) di Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (13/3).

“Dulu persepsi banyak orang, yang namanya pasar ikan pasti kotor, becek, bau. dan tidak nyaman,” kata Jokowi dalam sambutannya di Pasar Ikan Modern, Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (13/3).

Dikesempatan itu Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga berharap para pedagang mengubah pola kerja dan menjaga kualitas ikan.

“Kualitas ikan dijaga agar tetap segar. Mari dijaga kebersihan keamanan dan kenyamanan,” kata Jokowi.

Meski begitu, ia merasa masih merasa ada yang kurang dari PIM Muara Baru. Menurut dia, harus ada perubahan budaya dalam perdagangan ikan di PIM Muara Baru ke depan.

Jokowi minta pedagang ikan di PIM Muara Baru mengenakan seragam. Hal itu akan membuat pembeli lebih nyaman dan kelihatan bersih.

PIM Muara Baru merupakan realisasi dari harapan Jokowi mengubah pasar ikan. Nantinya, kata Jokowi, PIM Muara Baru akan menjadi percontohan bagi provinsi lainnya dalam mengembangkan pasar ikan.

PIM Muara Baru dibangun sesuai amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Perikanan Nasional.

Menindaklanjuti amanat tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) pada tahun 2018 lalu meluncurkan program prioritas pembangunan Pasar Ikan Modern (PIM) yaitu di Muara Baru, DKI Jakarta dan Kabupaten Bandung.

Bangunan PIM Muara Baru seluas 2 Ha dibangun di atas lahan sekitar 4,15 Ha dengan anggaran sebesar Rp150,69 miliar. PIM ini dibangun dengan sistem design and built oleh pelaksana PT Pembangunan Perumahan dan Manajemen Konstruksi PT Fajar Nusa Consultans.

PIM Muara Baru terdiri dari 896 unit lapak penjual, 155 kios maritim, 8 unit food court, dan beberapa fasilitas lainnya. Bangunan pasar terdiri dari 3 lantai yang berdiri di atas lahan seluas 4,15 hektare milik Perum Perindo.

PIM Muara Baru ini dapat menjadi sentra perikanan nasional yang strategis mengingat banyaknya ikan yang diperjualbelikan di pasar existing Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Muara Baru.

Dikesempatan itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menambahkan, PIM Muara Baru merupakan yang pertama di Indonesia.

Susi mendorong hal yang sama juga bisa dikembangkan di provinsi-provinsi lain.

“Saya ingin ini dikembangkan di seluruh Indonesia dengan melaksanakan jaminan mutu. Sekaligus terobosan one stop shopping dengan standar higienis sekaligus destinasi wisata,” katanya.

Susi mengklaim pembangunan PIM Muara Baru mengikuti standar pasar ikan Tsukiji, Tokyo, Jepang. Ia pun mengajak para pedagang mengubah cara kerjanya agar pasar modern tersebut tetap terjaga kebersihannya.

“Saya mohon jangan ada ikan berceceran di lantai seperti dulu,” ujar Susi.

Comments are closed.