Patuhi Imbauan Presiden, Garuda Turunkan Harga Tiket

11
174

Jakarta NAWACITA – Pemerintah mengambil langkah kebijakan terhadap seluruh maskapai penerbangan di Indonesia, diimbau agar menurunkan harga tiket mulai hari ini, Kamis (14/2). Tak main-main, perintah itu langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Garuda Indonesia Group memutuskan untuk menurunkan harga tiket pesawat mereka hingga 20 persen.

Penurunan harga tiket pesawat merupakan tindak lanjut dari inisiasi awal INACA yang sebelumnya berlaku sudah di beberapa rute penerbangan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Ashkara mengatakan melalui lini layanan full service Garuda Indonesia dan Low Cost Carrier (LCC) Citilink Indonesia, serta Sriwijaya Air-NAM Air Group, harga tiket pesawat seluruh rute penerbangan dipangkas mulai hari ini, Kamis (14/2).

“Hal ini sejalan dengan aspirasi masyarakat dan sejumlah asosiasi industri, serta arahan Bapak Presiden RI mengenai penurunan tarif tiket penerbangan,” kata Ari, Kamis (12).

Ari menjelaskan, penurunan tarif tiket penerbangan dilakukan untuk mendukung upaya peningkatan sektor perekonomian nasional, khususnya untuk menunjang pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, hingga industri nasional lainnya.

Kebijakan ini, kata dia, mengingat layanan transportasi udara memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan perekonomian.

“Penurunan harga tiket tersebut, kami pastikan akan menjadi komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia Group dalam memberikan layanan penerbangan yang berkualitas dengan tarif tiket penerbangan yang kompetitif,” jelas Ari.

Direktur Utama Sriwijaya Air Joseph Adriaan Saul mengaku perusahaannya, yang menjadi anggota kelompok bisnis Garuda Indonesia Group, juga mulai menyeret turun tarif terbang hari ini. Penurunan dilakukan untuk semua rute domestik.

“Untuk rute Sriwijaya Air dan Nam Air, penurunan berlaku hari ini,” kata Joseph, Kamis (14/2).

Kebijakan penurunan harga tiket pesawat tersebut, kata Joseph, dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi. Joseph mengatakan mendukung kebijakan tersebut.

“Seperti yang disampaikan Pak Ari Askhara, ini sesuai respons instruksi Presiden Jokowi,” katanya.

Ia berharap kebijakan tersebut ke depan bisa memperbaiki dan menyehatkan industri penerbangan dalam negeri.

Diketahui, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Presiden Jokowi mengimbau seluruh maskapai penerbangan dalam negeri untuk menurunkan harga tiket mereka. Presiden mengimbau penurunan harga tiket bisa dilakukan pekan ini.

Budi mengatakan imbauan diberikan Jokowi untuk menyikapi keluhan dari baik penumpang maupun industri perhotelan dan restoran.

Menteri Pariwisata Arief Yahya awal pekan lalu memang mengatakan harga tiket pesawat belakangan ini memang mencekik industri perhotelan.

Di Lombok misalnya, mahalnya harga tiket pesawat telah mengakibatkan tingkat hunian atau okupansi hotel pada awal tahun ini merosot tinggal 30 persen, atau jauh lebih rendah dari rata-rata nasional yang berkisar 50-55 persen pada tahun lalu.

Tak hanya itu, mahalnya tiket pesawat juga mengakibatkan sejumlah penerbangan batal, seperti yang terjadi di Bandara SSK di Pekanbaru.

Comments are closed.