Tinjau Program Mekaar di Bekasi, Presiden Ingatkan Pentingnya Disiplin Pengelolaan Dana Pinjaman

3
246

Bekasi NAWACITA – Presiden Joko Widodo mengunjungi Kota Bekasi Jawa Barat, Jum’at (25/1). Disini, Presiden meninjau Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), yang hasil produksinya dipamerkan di Alun alun Kota Bekasi di Bekasi Selatan Kota Bekasi.

Di lokasi itu Presiden meninjau produk dari 500 peserta program binaan PNM. Presiden menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pemanfaatan dana pinjaman dari program itu.

Program Mekaar merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah bagi masyarakat kecil dalam rangka meningkatkan kualitas hidup.

Presiden mendorong nasabah Mekaar yang telah menerima modal usaha untuk menyisihkan keuntungan mereka dengan cara menabung. Dengan demikian kelompok ibu-ibu prasejahtera yang tadinya belum masuk financial inclusive tersebut sudah menjadi bagian dari perbankan seperti diharapkan pemerintah.

“Saya senang jika Ibu-ibu bisa menabung dari pendapatan usahanya. Kalau sudah ada pembukuan bisa dapat KUR, dan harus disiplin. Jika usaha bagus pembukuan bagus, maka bisa dapat KUR dari Bank. Jangan lupa harus jujur, disiplin dan kerja keras,” kata Presiden.

PNM mencatat jumlah nasabah Mekaar di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi hingga saat ini tercatat 1,02 juta nasabah. Sementara jumlah pendamping (Account Officer) tercatat sebanyak 415 orang.

Secara nasional, jumlah penerima nasabah hingga saat ini tercatat sebanyak 4,14 juta nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah pendamping tercatat sebanyak 23.203 orang.

Dalam kunjungan ke Kota Bekasi, Presiden Jokowi juga meninjau penyambungan listrik secara gratis oleh PLN.

“Kita akan terus memberikan sambungan gratis kepada warga yang belum mampu untuk pasang listrik di semua provinsi. Namun memang sekarang kita baru konsentrasi di Jawa Barat karena di sini masih banyak sekali yang belum tersambung,” katanya

Ia menyebutkan target penyambungan gratis di Bekasi sebanyak 14.000 sambungan. Sementara seluruh Jabar ditargetkan 280.000. Setelah di Jabar, Jokowi menambahkan, program penyambungan listrik gratis akan digalakkan di Jateng dan Jatim.

“Ya kalau di sini selesai pindah ke Jateng dan Jatim,” katanya.

Comments are closed.