Rencana Obor Rakyat Terbit Kembali, Menteri Yasonna: Masuk Lagi Kalau Macam-macam

2
185
Pimpinan Tabloid Obor Rakyat.(Foto: Ist)

 

Jakarta, NAWACITA– Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Yasonna Laoly mengingatkan Setiyardi Budiono dan Darmawan Sepriyosa yang merupakan Pimpinan Redaksi dan Redaktur Pelaksana untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama setelah selesai menjalani masa hukum di penjara.

Pimpinan dari Tabloid Obor Rakyat ini menjadi terpidana pada Pilpres 2014 atas kasus pencemaran nama baik Presiden Joko Widodo.

Saat ini keduanya dinyatakan bebas setelah mendapat cuti bersyarat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham.

“Makanya saya bilang, kalau macam-macam, masuk (lagi). Karena dia masih cuti bersyarat. Bisa dicabut,” kata Yasonna saat ditemui di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1).

Menteri Yasonna Laoly memerintahkan jajaranya memantau aktivitas dari pimpinan Redaksi Obor tersebut karena sedang menjalani permohonan cuti bersyarat dari vonis satu tahun penjara.

Perintah ini diungkapkan Yasonna Laoly karena ada berita bahwa Setiyardi berkeinginan untuk kembali menerbitkan Obor Rakyat

“Termasuk direktur Kamtib dan Kanwil saya sudah panggil, karena saya lihat dari Facebook-nya dapat indikasi dia mau lakukan sesuatu,” ujar dia.

Sebelumnya, kabar keluarnya Setiyardi dari penjara bersamaan dengan niatnya menerbitkan kembali tabloid yang sempat membuat heboh Pemilu 2014, karena menyebarkan informasi tentang Jokowi.

Tabloid itu menurunkan tulisan, ‘Capres Boneka’, Jokowi Keturunan Tionghoa dan mempertanyakan asal usul keluarga mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.

Setiyardi pun mengungkapkan keinginannya menerbitkan Obor Rakyat, dengan melakukan perbaikan seperti pembentukan badan hukum dan perubahan format tulisan dari cetak ke daring atau online.

 

 

 

(Red: Faiz, sumber Viva)

Comments are closed.