Presiden Jokowi: Brand Global Harus Disematkan Untuk Kemajuan Otomotif Nasional

0
176
Presiden saat mencoba mobil dalam acara Presiden Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) ke-26 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (2/8). (Foto: Humas/Agung).

Jakarta, NAWACITA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa sektor otomotif menjadi sektor industri yang sangat diincar dan laris dipasar internasional.

Rantai produksinya sudah global, skala ekonominya juga sudah global, branding-nya pun juga sudah global. Tentunya kita harus memperhatikan dan mencermati perkembangan-perkembangan sektor otomotif di dunia internasional, ujar Presiden saat membuka Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) ke-26 di ICE BSD, Tangerang, Banten, (2/8).

Otomotif sekarang ini, menurut Presiden, menghadapi tiga tantangan yang perludicermati. Pertama, menurut Presiden, semakin meluasnya fenomena mobil listrik, dimulai dari Elon Musk dengan produk mobil listriknya Tesla.

Dulu Tesla masih merupakan barang langka, barang yang eksotis, tapi sekarang dengan semakin banyak negara mengadopsi mobil listrik, tren di seluruh dunia semakin jelas, dunia semakin beralih ke mobil listrik, ujar Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI).

Pemerintah Prancis maupun Pemerintah Inggris, tambah Presiden, juga sudah mengumumkan bahwa mulai tahun 2040 mobil non-listrik akan dilarang untuk dijual di kedua negara ini.

Kepala Negara juga menambahkan bahwa Pemerintah Tiongkok juga sudah mengumumkan akan menjadi terdepan di dunia dalam mengembangkan industri mobil listrik, dan sekarang juga sudah menjadi pasar terbesar dunia untuk mobil listrik.

Tantangan yang kedua bagi industri otomotif dunia adalah teknologi-teknologi disrupsi (disruption technology) seperti kendaraan otonom, yaitu kendaraan yang bisa mengendarai dirinya sendiri. Dan aplikasi online, seperti Gojek dan Grab. Dengan kendaraan otonom, bisa-bisa kita harus meredefinisi apa itu mobil, ujarnya.

 

 

(Red: Faiz, sumber Setkab)