Garap Digital Banking, BNI Syariah Izin ke Dirjen Dukcapil Manfaatkan NIK

1
170
Keterangan: Dirut BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo (kanan), menyerahkan cinderamata kepada Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Zudan Arif Fakhrullah usai penandatanganan naskah kerjasama pemanfaatan data kependudukan di Jakarta, Jumát (23/2).

 

Jakarta, NAWACITA- BNI Syariah bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri (Dirjen Dukcapil) menandatangani perjanjian kerjasama dalam hal pemanfaatan nomor induk kependudukan dan kartu tanda penduduk elektronik dalam layanan.

 

Kerjasama ini bertujuan sebagai ekspansi lembaga keuangan untuk membangun digital banking dan diimplementasikan di seluruh Indonesia. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama BNI Syariah ; Abdullah Firman Wibowo dan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil ; Zudan Arif Fakhrulloh.

 

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo menjelaskan, dengan tersedianya informasi data kependudukan yang dapat diakses secara digital, bisa memudahkan proses verifikasi data nasabah (know your customer) yang dapat diketahui dengan lebih cepat, mudah, akurat dan efektif melalui E-KTP.

 

Sedangkan dari sisi calon nasabah memudahkan dalam melakukan registrasi produk BNI Syariah secara online.

 

“ Kami melakukan inovasi dalam perkembangan digital. Bagaimanan memberikan layanan digital yang prudent,” ungkap Firman kepada awak media, Jum’at (23/03).

 

Adapun pelayanan yang sudah bisa dinikmati diantaranya e-banking (ATM, SMS Banking, Mobile Banking dan Internet Banking), aplikasi online Wakaf Hasanah, Hasanah Personal dan APRO (Aplikasi Pembukaan Rekening Online) yang tersedia di official website BNI Syariah.

 

“ Berbagai layanaan ini disediakan agar nasabah tidak perlu repot datang ke Bank. Cukup akses melalui gadget dimanapun dan kapanpun, “ ungkapnya..

 

BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner bergerak dinamis mengikuti era digital. Didukung dengan teknologi BNI 46 yang mumpuni. Dari sisi keamanan perbankan, tentu dengan adanya layanan ini diharapkan dapat mengurangi pemalsuan data identitas nasabah melalui KTP non elektronik sehingga nasabah tetap nyaman dan aman dalam bertransaksi.

 

“Kami berupaya menjaga kepercayaan nasabah dengan terus meningkatkan layanan baik dari sisi produk, teknologi dan didukung dengan sistem keamanan yang baik. Selain itu, kami  juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerahasiaan data pribadinya terkait dengan rekening di Bank ”, tuturnya.

 

Comments are closed.