Jayapura, NAWACITApost.com – Kantor Wilayah Kemenkumham Papua kedatangan Tim Penilai Internal (TPI) Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)- Selasa (16/05).
Pertemuan tersebut diadakan pada ruang kerja Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Papua. Tim TPI dipimpin langsung oleh Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal kemenkumham RI Iwan Santso yang diwakili oleh Tim yang beranggotakan 3 orang yakni Maddalena Saragi selaku Pengendali Teknis, Zaifachtur Roziyah dan Silvina Sari, akan mengevaluasi 1 satker jajaran Kemenkumham Papua yang diusulkan WBK dan WBBM.
Ketika bertemu Kakanwil dalam hal ini diwakili oleh Kepala Divisi Administrasi Hendrik Pagiling didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Ian Fidihanto Markos, Kepala Bagian Program dan Humas Victor Lucky Maturbongs, Kepala Rubasan Kelas I Jayapura Friyanti Sannang, dalam pertemuan ini mewakili Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal kemenkumham RI Maddalena Saragi yang juga selaku Pengendali Teknis mengatakan dalam pembangunan ZI predikat WBK dan WBBM adalah tujuannya yang utama adalah bagaimana membangun ASN berkelas dunia, memberikan pelayanan prima, tidak ada KKN, serta tidak ditemukan adanya pengaduan.
Maddalena juga mengharapkan agar jajaran UPT Kanwil Papua yakni Rubasan Kelas I Jayapura yang mana pimpinan dan Tim Pokja harus memahami secara utuh setiap area perubahan. "Inovasi program harus bisa menjawab isu strategis yang sesuai dengan core business. Implementasi sistem pengawasan dan evaluasi di lapangan serta publikasi ke masyarakat juga termasuk elemen penting. Selain itu, perhatikan survei kepuasan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan," ujarnya.
Menangapi beberapa hal yang disampaikan TPI Inspektorat Wilayah III Kadivmin Hendrik Pagiling, mengapresiasi dan berterimah kasih kepada TPI yang sudah hadir di Kanwil Kumham Papua untuk mengevaluasi pembagunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Rupbasan Kelas I Jayapura Tahun 2023. "Tentu evaluasi ini kami kanwil sangat mengharapkan agar 1 unit pelayanan teknis yang di usul dari Kanwil Papua yakni Rupbasan Kelas I Jayapura dapat bisa meraih WBK di Tahun 2023 ini," ujar Hendrik Pagiling.