Manado, NAWACITApost.com – Dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia yang bertema “Women and IP : Accelerating Innovation and Creativity”, maka Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menyelenggarakan Seminar Kekayaan Intelektual dengan tema “Perempuan Indonesia Kreatif dan Inovatif : Ekonomi Tangguh" pada Selasa, (16/05).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara (Kemenkumham Sulut) Ronald Lumbuun melalui Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Rudy H. Pakpahan bersama Subbidang Pelayanan Kekayaan Intelektual mengikuti seminar tersebut secara daring.
-
Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Min Usihen, pada sambutannya menyampaikan bahwa masih sedikit jumlah perempuan yang terlibat dalam kekayaan intelektual dan mendapat manfaat dari kekayaan intelektual itu sendiri, itulah mengapa WIPO mengankat tema ini. Untuk mendorong lebih banyak lagi perempuan mengenal kekayaan intelektual utk mengangkat nilai dari hasil inovasi dan kreasinya.
Peringatan ini memberikan kesempatan bagi kaum perempuan untuk mengetahui bagaimana hak kekayaan intelektual dapat mendukung tujuan mereka, membantu mengubah ide mereka menjadi kenyataan, menghasilkan pendapatan, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan dampak positif bagi dunia di sekitar mereka, serta dapat saling berbagi pengalaman dengan menghadirkan perempuan-perempuan sukses sebagai narasumber pada peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2023, seperti pendiri dari Wardah, Elzatta, Tokopedia, penulis novel, serta koreografer ternama.