Kamis, 4 Juni 2026

BP2MI Melepaskan Sebanyak 367 Calon Pekerja Migran Indonesia Ke Korea Selatan

Photo Author
safrianasyahra, Nawacita Post
- Selasa, 16 Mei 2023 | 09:52 WIB
BP2MI melepaskan Sebanyak 367 Calon Pekerja Migran Indonesia Ke Korea Selatan
BP2MI melepaskan Sebanyak 367 Calon Pekerja Migran Indonesia Ke Korea Selatan

Jakarta, NAWACITApost.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melepas keberangkatan 367 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Senin (15/5). Ratusan CPMI ini akan ditempatkan di negara tujuan Korea Selatan.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, acara yang berlangsung saat ini bukti bagaimana sinergi dan kolaborasi dibangun. Kemudian penanganan tata kelola penempatan dan pelindungan PMI tidak bisa dilakukan oleh BP2MI sendiri. Tapi BP2MI ingin membuktikan negara hadir atas perintah Presiden Lindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Tak pelak, dirinya pun mengutarakan, dahulu para pekerja migran ilegal tersebut berangkat ke Timur Tengah. Namun, setiap berangkat dan di deportasi Kadangkala, bukan koper yang dibawa, namun hanya tas plastik dan roti. Menyedihkan sekali, bahkan ada yang saat di bandara tidak menggunakan sepatu melainkan sandal jepit. " papar Benny.

Benny menceritakan," Sindikat Ilegal, biasanya melibatkan adanya oknum TNI, oknum BP2MI, oknum Polri, dan ini adalah kejahatan yang berlangsung cukup lama." ujar Benny.

" Negara tidak boleh kalah. Naif, jika melakukan pembiaran. Semoga hal ini mendapat respon dari lembaga lain. Lantaran itulah, saya sering menangis dan speechless," imbuhnya.

"Hari ini kembali kita berangkatkan PMI kurang lebih 367. Sebetulnya penempatan G to G itu kita berangkatkan setiap minggu,dan minggu depan ada lagi kemudian target tahun ini mudah-mudahan bisa menembus 16.000," kata Benny, Senin (15/5).

Benny menyebut di tahun-tahun sebelumnya, angka penempatan G to G itu hanya 7.000. Kemudian di tahun 2022 jumlah penempatan alami peningkatan menembus kurang lebih mendekati angka 12.000.

"Itu rekor, Artinya Korea ini menjadi idola karena proses-proses penempatan G to G kita lakukan dengan cara-cara glorifikasi dan juga cara-cara yang memberikan perlakuan hormat kepada PMI," terangnya.

Dikatakan Benny, dari total 367 CPMI di dominasi dari daerah Jawa Tengah yakni mencapai 176. Kemudian disusul daerah Jawa Barat 84 dan Jawa Timur 59 CPMI.

"Untuk rekapitulasi berdasarkan klasifikasi jumlah PMI yang ke Korea Selatan terhitung mulai 9 Desember 2021 sampai 9 Mei 2023 berjumlah 16.984. Dari jumlah tersebut terlihat adanya trend peningkatan mencapai 5.266," paparnya.

Pada kesempatan kali ini, BP2MI ikut menggandeng Baznas. Dimana, BP2MI dan Baznas mewakili negara pemerintah bisa memberikan perlakuan hormat dan menyiapkan berbagai fasilitas kepada PMI dan keluarganya.

Dr. Zainulbahar Noor SE, Pimpinan Baznas. saat di lokasi pun menceritakan, pihaknya sempat menampung di shelter dan mencapai 600 orang. Sedikitnya, 200 orang. Di 'carter' pesawat kala itu oleh Pemerintah, dan dikembalikan ke Indonesia.

" Banyak perubahan dimana, kala itu BP2TKI . Saya berharap, bapak Benny Ramadhani tetap di BP2MI dan kedepannya bisa menjadi BP2MA (Badan Perlindungan Pekerja Migran Asing)," ujar Dr. Zainulbahar di hadapan awak media

Tidak masalah, kita mengirimkan warga negara kita. Bisa saja, dr Bangladesh, dikirimkan untuk bekerja di negara kita," tutupnya. Pewarta Hans

 

Editor: safrianasyahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini