Indramayu, NAWACITApost.com - Menjalani masa pidana di dalam Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas IIB Indramayu, tidak membuat jiwa kreatif sejumlah warga binaan perempuan terkekang.
Sambil menjalani masa pidananya sekaligus menyambut bulan Ramadhan 1444H tahun ini, warga binaan perempuan Lapas Indramayu menunjukkan kreatifitas dalam dalam membuat kue sebagai kegiatan mereka dalam memanfaatkan waktu lebih produktif.
Pada kegiatan produktitas ini WBP membuat berbagai aneka kue kering khas Idul Fitri dengan dibimbing oleh petugas jaga perempuan dalam memberikan pengawasan terhadap kegiatan yang dilakukan sekaligus agar kue-kue yang diproduksi mendapatkan hasil maksimal.
Beberapa hasil kegiatan produktif WBP Lapas Indramayu antara lain nastar, lidah kucing, kue keju, kue sage, castangle, dan lain-lain.
Dalam satu hari produksi, warga binaan perempuan Lapas Indramayu dapat menghasilkan 12 toples aneka kue kering yang dipasarkan ke petugas Lapas Indramayu dan sesuai dengan pesanan.
Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat mengatakan kegiatan pembuatan kue yang dilakukan oleh warga binaan perempuan merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang diharapkan mampu menjadi solusi permasalahan ekonomi bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana.
"Pembuatan kue ini pertama kali disini (Lapas Indramayu). Kebetulan momennya pas dengan Ramadhan. Sudah jalan. Alhamdulillah sehari dapat 12 toples. Semoga kegiatan ini memberi manfaat untuk menjadi usaha mereka setelah selesai menjalani pidananya," ucap Beni.
Lebih lanjut Siska menyampaikan senang dan bersyukur dengan adanya kegiatan pembuatan kue ini. Sebagai narapidana ia merasa pada kegiatan ini bisa menghadirkan hobi baru dan menghasilak nilai ekonomi pada WBP.
"Selama ini saya kalau menjelang lebaran tuh kue bikin-bikin aja, nggak terpikir bagaimana cara membentuk supaya menarik dan rasa nya jempolan seperti di toko-toko. Yang penting asal ada dan jadi. Alhamdulillah ada kegiatan ini, saya jadi sedikit lebih paham dalam pembuatan kue-kue. Semoga kedepan bisa membuka usaha kue seperti ini," kata Siska.
Dengan adanya kegiatan pembuatan kue kering ini, membuat para warga binaan perempuan Lapas Indramayu merasa senang dan antusias.