Jumat, 5 Juni 2026

Kapolda Jatim Bersama Gubernur Jatim dan Pangdam V Brawijaya Tinjau Lokasi Ledakan Petasan di Blitar

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Selasa, 21 Februari 2023 | 20:38 WIB
Kapolda Jatim Bersama Gubernur Jatim dan Pangdam V Brawijaya Tinjau Lokasi Ledakan Petasan di Blitar
Kapolda Jatim Bersama Gubernur Jatim dan Pangdam V Brawijaya Tinjau Lokasi Ledakan Petasan di Blitar

Blitar, NAWACITApost.com  - Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Toni Hermanto, M.H. bersama Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Sos. dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf M.A. meninjau lokasi ledakan petasan di Dusun Tegalrejo Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Selasa (21/2/2023).


Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si. dan sejumlah pejabat Forkopimda Blitar Raya, yaitu Wali Kota Blitar Drs H. Santoso, M.Pd. Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah dan Kapolres Blitar AKBP Anhar Arlia Rangkuti juga ikut hadir di lokasi.


Sesampai di lokasi, Kapolda Jatim bersama para pejabat yang hadir langsung menyerahkan santunan kepada para warga yang terdampak peristiwa ledakan di Dusun Tegalrejo Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.


Kapolda Jatim Irjen Toni Hermanto bersama Gubernur dan Pangdam V Brawijaya melihat kondisi rumah warga yang hancur akibat ledakan petasan di lokasi.


Sebelum ke lokasi ledakan, Kapolda Jatim, Gunernur dan Pangdam sempat menjenguk balita, salah satu korban ledakan yang menjalani perawatan di RSUD Srengat, Kabupaten Blitar.


Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan terkait dengan kasus ledakan di Dusun Sedeng Ponggok, saat ini polisi tengah melakukan proses penyidikan lebih lanjut.


"Saat ini masih proses penyidikan , dan nanti siapa saja yang terkait dengan ledakan ini akan kita proses hukum" ujar Kapolda Jatim Irjen Toni Hermanto


Irjen Pol Toni Harmanto menambahkan bahwa saat ini 3 korban sudah diidentifikasi.


Pihaknya memastikan bahwa Polda Jatim akan melakukan operasi petasan ilegal dalam beberapa hari ke depan dengan sandi Operasi Bina Kusuma.


Operasi ini diadakan sebagai pengingat pada masyarakat agar menghindari kegiatan yang menyangkut alat peledak dan prantik pembuatan mercon ilegal.


"Ketiga korban sebelumnya sudah dalam proses identifikasi oleh pihak kepolisian. Menjelang Ramadan ini kita harus memerangi praktik pembuatan mercon ilegal. Beberapa hari ke depan kami akan mengadakan operasi, tujuannya mengingatkan pada masyarakat agar menghindar kegiatan pembuatan mercon," ungkapnya.


Sslanjutnya, Gubernur Jatim Khofifah menyampaikan Pemprov Jatim akan membantu proses rehabilitasi bangunan rumah warga yang rusak terdampak ledakan.


"Jadi, saya koordinasi dengan Bupati supaya kami bisa memberikan intervensi terhadap rehabilitasi rumah warga yang terdampak. Untuk bisa memberikan intervensi, kami butuh payung hukum," kata Khofifah.


Khofifah meminta Bupati Blitar membuat surat keputusan (SK) tanggap darurat bencana sosial. Supaya Pemprov Jatim dan Pemkab Blitar bisa sharing dalam intervensi terhadap warga terdampak ledakan.

Halaman:

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini