Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Kementerian Perindustrian kembali menggelar kegiatan Santripreneur yang digadang mampu memberikan kontribusi positif terhadap kebangkitan perekonomian khususnya dilingkungan Pondok Pesantren.
Hal itu mendapat respon positif dari Anggota DPR RI Dapil 9 Jawa Barat Nurhasan Zaidi, disela pembukaan acara Santripreneur dia mengatakan bahwa program tersebut sangat penting dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh elemen yang ada dilingkungan Pondok Pesantren.
"Insyaallah kepercayaan dari Kementerian Perindustrian kita jaga supaya bantuan ini bisa diimplementasikan dan bermanfaat bagi santri dan para alumni," ujar Nurhasan Zaidi disela kegiatan Pembukaan Santripreneur, Kamis (01/08/2022).
Program ini cukup sesuai dengan kebutuhan keluarga besar di pesantren, insyaallah bisa menjawab tantangan di era global ini. Pasalnya, menurut Anggota DPR RI Dapil 9 Jabar itu, kegiatan dipondok pesantren sangat padat.
"Ya harus kita berdayakan. Karena pesantren ini kehidupannya kan 24 jam. Jadi insyaallah produktif," ucapnya.
Tentu produktivitas dengan 24 jam itu, harus ada monitoring dari kementeriannya. Karena bagaimanapun, lanjut Nurhasan Zaidi, spiritnya harus dijaga dan yang terpenting spirit nya.
"Jadi bantuan-bantuan ini kita syukuri, tapi harus ada follow up memantau sejauh mana bantuan ini berjalan, efektif dan efesien," ungkapnya.
"Yang sering lengah itu di kontrolnya. Bantuannya sudah luar biasa. Jadi pesan saya kepada Kementerian, ada kontrol, ada evaluasi dalam beberapa bulan, setengah tahun, dan ini kan kita tekadnya untuk kemandirian. Sekali ngasih bantuan, langsung mandiri atau maksimal dua kali," tandasnya.