Banjir tersebut melanda lima desa di Kecamatan Menthobi Raya Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin (4/10/2021), adapun lima desa tersebut adalah Desa Melata, Desa Nanuah, Desa Topalan, Desa Lubuk Hiju dan Desa Batu Ampar.
Sementara itu Edison Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Lamandau menjelaskan, BPBD terus melakukan kaji cepat dan mendistribusikan logistik kepada warga terdampak.
Baca Juga : Pimpin Upacara HUT Ke-76 TNI, Jokowi : Transformasi Pertahanan Modern Dibutuhkan
"BPBD telah mendistribusikan logistik kepada warga terdampak. Hingga Selasa sore banjir berangsur surut di wilayah hulu sungai, namun untuk wilayah hilir sungai terjadi kenaikan dengan TMA sekita 60-100 centimeter," ujar Edison.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang yang dapat terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah selama tiga hari ke depan. Berdasarkan peringatan dini tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya hujan yang mengakibatkan meluapnya debit air sungai Menthobi.